#Bebaskan PalestinaINTERNASIONAL

Zionis Mengganas di Qalandia, Puluhan Warga Palestina Terluka dan Sesak Napas

Yerusalem (Suaraislam.id) — Militer Israel pada Kamis (6/8) mulai membongkar deretan pertokoan di dekat Kamp Pengungsi Palestina Qalandia. Area ini terletak di sebelah utara Yerusalem Timur yang diduduki.

Langkah tersebut dibarengi dengan pengetatan pembatasan militer di kawasan tersebut. Operasi militer Israel di kamp pengungsi itu kini telah memasuki hari kedua berturut-turut.

Sejak pagi hari, militer Israel mengumumkan pemberlakuan jam malam di Kota Kafr Aqab melalui pengeras suara.

Seluruh persimpangan dan akses jalan menuju Yerusalem, termasuk Jalan Al-Ma’had, ditutup dengan penjagaan militer yang diperketat, menurut pernyataan Pemerintah Provinsi Yerusalem.

Hingga kini, militer Israel belum memberikan komentar terkait pembongkaran pertokoan maupun langkah-langkah keamanan yang diterapkan di kawasan tersebut.

Pembongkaran dilakukan bersamaan dengan operasi militer hari kedua di Kamp Pengungsi Qalandia.

Dalam operasi itu, pasukan Israel melakukan penggerebekan rumah-rumah warga, penangkapan, penganiayaan terhadap warga Palestina, serta mengubah sejumlah rumah menjadi pos militer.

Mohammad Aslan, Ketua Komite Layanan Populer Kamp Pengungsi Qalandia yang berafiliasi dengan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), mengatakan kepada Anadolu bahwa situasi di dalam kamp saat ini “sangat sulit.”

Menurut Aslan, sedikitnya tiga warga mengalami luka serius akibat pemukulan oleh tentara Israel, termasuk satu orang yang mengalami retak tengkorak. Selain itu, lebih dari 60 orang mengalami sesak napas akibat menghirup gas air mata.

Operasi militer berskala besar itu dimulai pada Rabu (5/8), dengan menyasar Kamp Pengungsi Qalandia dan Kota Kafr Aqab di utara Yerusalem Timur yang diduduki.

Militer Israel hampir setiap hari melakukan penggerebekan di berbagai kota dan permukiman di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur.

1 2Laman berikutnya
Back to top button