Solusi Taktis Atasi Kapalan dan Jaga Kesehatan Kaki
Jakarta (SI Online)-Gesekan kulit yang berulang akibat sepatu sempit atau berjalan tanpa alas kaki memicu munculnya kapalan sebagai respons pertahanan alami tubuh.
Meskipun kapalan merupakan pelindung, lapisan yang terlalu tebal dapat menimbulkan nyeri hebat serta meningkatkan risiko infeksi kulit yang serius.
Dokter kulit asal New York City, Chang B. Son, menjelaskan bahwa penumpukan kulit kasar tersebut bahkan mampu mengganggu keseimbangan tubuh saat berjalan.
Area kulit yang menebal biasanya berwarna kekuningan dan menjadi sangat sensitif apabila mendapatkan tekanan berlebih dari alas kaki.
Pencegahan utama kapalan dapat dilakukan dengan memilih sepatu yang pas serta memiliki penyangga yang baik guna meminimalkan gesekan pada titik tertentu.
Dokter Jacob Beer menyarankan untuk menghindari penggunaan sepatu hak tinggi atau alas kaki dengan bagian depan yang terlalu sempit.
Penggunaan ortopedi atau sol tambahan juga sangat membantu dalam memperbaiki ukuran sepatu sekaligus memberikan dukungan ekstra pada struktur kaki.
Ahli penyakit kaki dari University of Michigan Health, Sari Priesand, mengimbau masyarakat untuk tidak bertelanjang kaki baik di dalam maupun luar ruangan.
Pemakaian sandal dalam ruangan atau bakiak jauh lebih efektif dalam mencegah tekanan langsung dibandingkan hanya mengandalkan kaus kaki.
Pemasangan bantalan lembut berperekat pada area rawan gesekan terbukti ampuh dalam mengurangi beban mekanis pada kulit kaki.
Ads: Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Poltek Kesehatan kunjungi poltekkessungailiat.org
Kelembapan kulit yang terjaga melalui pemberian losion setiap hari secara konsisten dapat menghambat proses penebalan lapisan epidermis.






