RUANG MUSLIMAH

Islam Solusi Krisis Mental

Maraknya kasus kesehatan mental di masa kini menunjukkan bahwa masalah tersebut bukan sekadar problematika individu, melainkan dampak nyata dari kerusakan tatanan sistem kehidupan yang membentuk manusia.

Pembahasan mengenai kesehatan mental tidak dapat dipisahkan dari bangunan kepribadian (asy-syakhsiyah), sehingga penuntasan krisis mental generasi wajib dimulai dari pembangunan profil kepribadian yang benar melalui perombakan sistem.

Fakta tak terbantahkan memperlihatkan bahwa generasi saat ini ambruk mentalnya karena hidup dalam kepungan berbagai tekanan sistemis, mulai dari fenomena fatherless, ketidakpastian ekonomi, biaya pendidikan mahal, hingga ketidakadilan hukum.

Sistem pendidikan sekuler hari ini justru bertindak sebagai pemeran utama yang menambah beban generasi melalui kurikulum yang terus berganti, maraknya perundungan (bullying), pelecehan seksual, hingga orientasi nilai yang mengabaikan pembentukan karakter.

Penyelesaian problem mental generasi ini membutuhkan dua langkah strategis, yaitu perbaikan total sistem pendidikan dan pengondisian seluruh tatanan kehidupan agar mendukung optimalisasi penjagaan kesehatan mental.

Islam sebagai jalan hidup (way of life) telah memberikan solusi komprehensif bagi bangunan kepribadian Islam (asy-syakhsiyah al-islamiyyah) yang mengintegrasikan pola pikir Islam (aqliyyah islamiyyah) dan pola sikap Islam (nafsiyyah islamiyyah).

Pola pikir Islam menjadikan akidah Islam sebagai satu-satunya rujukan berpikir, sehingga seorang muslim memiliki pemahaman yang benar dan tegas dalam menolak segala kemaksiatan seperti riba, minuman keras (miras), serta perzinaan.

Pola sikap Islam menuntun seorang muslim untuk senantiasa mengikatkan pemenuhan kebutuhan jasmani dan nalurinya hanya pada syariat Islam, sebuah konsep kepribadian yang wajib diinstal pada generasi melalui sistem pendidikan.

Dalam paradigma Islam, penguasa bertindak sebagai pemelihara urusan umat yang wajib menjamin keberlangsungan sistem pendidikan Islam berbasis akidah demi mencetak generasi yang berkepribadian Islam utuh.

Melalui pendidikan akidah yang mantap, generasi akan memiliki ketahanan mental yang kokoh karena memahami tujuan hidup, menyadari kepasrahan total hanya kepada Allah, serta fokus berjuang pada wilayah yang dapat mereka usahakan.

Generasi bentukan Islam akan menghadapi segala ujian hidup dengan keyakinan penuh pada pertolongan Allah, tidak berputus asa atas kegagalan, dan senantiasa bersandar pada ketentuan-Nya yang pasti mengandung hikmah.

1 2Laman berikutnya
Back to top button