#Piala Dunia 2026SPORTS

Dibekap Cedera, Saibari Absen di Perempat Final Piala Dunia

Ismael Saibari dipastikan akan melewatkan pertandingan penting melawan Prancis di Boston. Absennya sang pemain terjadi akibat cedera hamstring yang dialaminya pada pekan lalu.

Jakarta (Suaraislam.id)-Rencana Maroko untuk menghadapi laga perempat final Piala Dunia melawan Prancis harus berantakan. Hal ini terjadi setelah adanya konfirmasi bahwa penyerang bintang mereka, Ismael Saibari, bakal absen dalam pertandingan tersebut.

Saibari mengalami cedera hamstring saat melakoni laga babak 16 besar melawan Kanada. Ia belum pulih tepat waktu untuk menghadapi pertandingan sistem gugur yang krusial ini, demikian konfirmasi pelatih Mohamed Ouahbi pada hari Rabu.

“Semua pemain berada dalam kondisi bugar 100 persen, kecuali Saibari. Pertandingan ini datang terlalu cepat baginya, tetapi saya berharap dia tidak absen di sisa kompetisi,” ujar Ouahbi kepada wartawan menjelang laga delapan besar di Boston yang digelar hari Kamis.

Saibari baru saja bergabung dengan Bayern Munich dari juara Belanda, PSV Eindhoven, dengan kontrak lima tahun senilai 50 juta euro (sekitar 57 juta dolar AS). Ia tercatat menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam gelaran Piala Dunia tahun ini.

Ia selalu mencetak gol dalam masing-masing dari tiga pertandingan fase grup timnya. Penyerang ini juga sukses mengeksekusi penalti kemenangan dalam babak adu penalti saat Maroko menumbangkan Belanda di babak 32 besar.

Namun, gelandang serang tersebut harus keluar lapangan lebih cepat akibat masalah hamstring. Cedera itu didapatnya saat Maroko menang 3-0 atas Kanada pada babak 16 besar hari Sabtu lalu.

Jika Maroko berhasil melangkah lebih jauh, Saibari kemungkinan besar bisa kembali bermain di babak semifinal.

“Dia belum siap, tetapi saya berharap ini bukan akhir dari turnamen baginya,” tambah Ouahbi.

Soufiane Rahimi, yang merupakan seorang penyerang murni, masuk menggantikan Saibari dalam pertandingan tersebut. Ia kemudian sukses mencetak gol ketiga bagi kemenangan Maroko.

Skuad Singa Atlas kini tengah mengusung misi balas dendam atas kekalahan 2-0 mereka dari Prancis pada semifinal Piala Dunia 2022 lalu.

Momen tersebut merupakan kali pertama bagi tim asal Afrika atau dunia Arab berhasil menembus babak empat besar turnamen. Motivasi mereka kali ini adalah untuk menyamai torehan bersejarah tersebut.

Ouahbi menepis anggapan bahwa timnya sudah bisa dikatakan sukses di turnamen ini hanya dengan mencapai babak perempat final.

“Kami sangat ingin memenangkan pertandingan besok, jadi kami tidak akan mendengarkan orang-orang yang mengatakan tidak masalah jika kami tersingkir sekarang,” tegas pelatih yang menggantikan posisi Walid Regragui pada bulan Maret tersebut.

1 2Laman berikutnya
Back to top button