SEHAT-BUGAR

Enam Kebiasaan Baik Sebelum Tidur bagi Perempuan Usia 50 Tahun ke Atas

Jakarta (Suaraislam.id)-Ahli gizi membagikan enam kebiasaan sebelum tidur yang dapat dilakukan oleh perempuan berusia 50 tahun ke atas. Kebiasaan ini bermanfaat untuk membantu menjaga kualitas tidur dan kesehatan tubuh, terutama saat memasuki masa perimenopause dan menopause.

Laman Eating Well pada Senin (6/7) menulis bahwa ahli gizi terdaftar di Amerika Serikat, Melissa Azzaro, menyarankan perempuan menghindari minuman beralkohol pada malam hari. Menurut dia, meski alkohol dapat membuat seseorang lebih cepat tertidur, minuman tersebut justru mengurangi kualitas tidur dan membuat seseorang lebih sering terbangun.

Sebagai gantinya, Azzaro merekomendasikan minuman tanpa alkohol seperti mocktail berbahan jus ceri asam (tart cherry). Dalam sejumlah penelitian, minuman ini dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih baik.

Kebiasaan kedua disarankan oleh ahli gizi di AS, Jamie Lee McIntyre, yang menganjurkan konsumsi camilan tinggi protein sebelum tidur. Pilihan camilan tersebut dapat berupa yogurt Yunani, keju cottage, atau smoothie protein nabati.

Asupan protein dapat membantu proses perbaikan otot selama tidur berlangsung. Manfaat ini sangat krusial terutama setelah menopause ketika massa otot tubuh mulai berkurang.

Selanjutnya, para ahli mengingatkan pentingnya menyikat gigi dan menggunakan benang gigi (dental floss) sebelum tidur. Menjaga kesehatan mulut dapat membantu mencegah berbagai masalah yang berisiko memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Kebiasaan keempat dipaparkan oleh ahli gizi Frances Largeman-Roth yang menyarankan untuk menyiapkan segelas air putih di samping tempat tidur. Kebiasaan itu membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh, terutama bagi perempuan yang sering mengalami keringat berlebih pada malam hari (night sweats).

Kelima, para ahli menyebutkan bahwa suplemen magnesium glisinat dapat menjadi pilihan untuk membantu relaksasi otot dan mendukung kualitas tidur. Namun, penggunaannya sebaiknya tetap disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing dan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.

Terakhir, ahli gizi Brittany Scanniello merekomendasikan latihan pernapasan diafragma atau pernapasan perut sebelum tidur. Teknik tersebut dilakukan dengan menarik napas perlahan melalui hidung hingga perut mengembang, kemudian mengembuskannya secara perlahan.

Pernapasan diafragma dinilai dapat membantu menenangkan sistem saraf dan mengurangi stres. Metode sederhana ini efektif membuat tubuh menjadi lebih rileks sebelum beristirahat.

Sumber: ANTARA

Back to top button