INTERNASIONAL

Aljazair Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Maroko

Aljir (SI Online) – Aljazair memutuskan hubungan diplomatik dengan Maroko, kata Menteri Luar Negeri Ramdane Lamamra, serta menuduh tetangganya itu melakukan tindakan bermusuhan. Demikian dilansir Aljazeera, Rabu, 25 Agustus.

“Aljazair telah memutuskan untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Kerajaan Maroko mulai hari ini,” kata Lamamra pada konferensi pers, Selasa (24/8).

“Kerajaan Maroko tidak pernah menghentikan tindakan permusuhannya terhadap Aljazair,” katanya.

Pemutusan hubungan diplomatik efektif mulai Selasa tetapi konsulat di masing-masing negara akan tetap buka, kata Lamamra.

Maroko dan Aljazair memiliki hubungan yang tegang selama beberapa dekade, terutama karena masalah Sahara Barat.

Kementerian Luar Negeri Maroko tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.

Raja Mohammed VI telah menyerukan peningkatan hubungan dengan Aljazair.

Aljazair pekan lalu mengatakan kebakaran hutan yang mematikan adalah pekerjaan kelompok yang diberi label “teroris”, salah satunya dikatakan didukung oleh Maroko.

Kebakaran hutan di Aljazair, yang meletus pada 9 Agustus di tengah gelombang panas yang terik, membakar puluhan ribu hektar hutan dan menewaskan sedikitnya 90 orang, termasuk lebih dari 30 tentara.

Pihak berwenang Aljazair telah menuduh gerakan kemerdekaan di wilayah sebagian besar Berber wilayah Kabylie, yang membentang di sepanjang pantai Mediterania timur ibukota, Aljir.

Pihak berwenang juga menuduh Gerakan Penentuan Nasib Sendiri Kabylie (MAK) terlibat dalam hukuman mati tanpa pengadilan terhadap seorang pria yang dituduh melakukan pembakaran, sebuah insiden yang memicu kemarahan.

Aljazair pekan lalu menuduh Rabat mendukung MAK, yang diklasifikasikan sebagai “organisasi teroris”.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Back to top button