ADI Kota Bogor Siap Mewisuda Angkatan Kedua

Bogor (SI Online) – Akademi Da’wah Indonesia tengah bersiap menuntaskan perkuliahan yang dijadwalkan berakhir pada akhir Juli atau awal Agustus 2026. Bersamaan dengan itu, pihak kampus juga mulai mempersiapkan ujian akhir dan prosesi wisuda mahasiswa.
Serangkaian ujian tulis, ujian lisan, serta standardisasi pembelajaran telah dirancang mengacu pada hasil Mukernas V Bidang Pendidikan Dewan Da’wah Islamiyyah Indonesia di Solo pada 5 Februari lalu. Materi yang diujikan meliputi empat mata pelajaran khas Dewan Da’wah, yakni Fiqhud Da’wah Mohammad Natsir, Pemikiran Tokoh Pendiri Dewan Da’wah, Sejarah Perjuangan Umat Islam Indonesia, dan Tantangan Da’wah Kontemporer (Harakatul Hadamah wal Irtidad).
Selain itu, mahasiswa juga akan mengikuti standardisasi pembelajaran Al-Qur’an, integrasi kaderisasi da’i, serta kompetensi life skill.
Saat ini ADI Kota Bogor memiliki dua program pembelajaran, yaitu kelas reguler dan kelas RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau). Untuk kelas reguler, tahun ini akan mewisuda angkatan kedua. Sementara program RPL yang bekerja sama dengan santri pengabdian di Pesantren Al-Quran wal Hadis (Maqdis) pimpinan KH Muhammad Abbas Aula di Situgede, Kota Bogor, serta Pesantren Riyadhul Huda pimpinan KH Badru Kamal Ma’mun di Citapen, Kabupaten Bogor, merupakan angkatan perdana.
“Insya Allah wisudanya sudah diagendakan tanggal 15 Agustus mendatang dan sudah booking di Aula DPRD Kota Bogor. Karena wisuda tahun ini kemungkinan pesertanya sekitar 40 orang, naik 900 persen dibanding angkatan pertama tahun lalu yang hanya empat wisudawan,” ujar Sekretaris Umum ADI Kota Bogor Ustaz Gumelar Adi Wijaya.
Dalam rangka mematangkan agenda tersebut, manajemen ADI Kota Bogor menggelar rapat koordinasi dan monitoring evaluasi (monev) bersama para penanggung jawab ADI RPL dari kedua pesantren. Kegiatan berlangsung di kampus utama ADI Kota Bogor di kawasan Vila Citra Bantarjati Bogor pada Jumat (8/5/2026).
Rapat dihadiri Direktur ADI Kota Bogor sekaligus Ketua Dewan Da’wah Kota Bogor Ustaz Abdul Khalim, Wakil Ketua Dewan Da’wah Kota Bogor Ustaz Wilyudin AR Dhani, Wakil Direktur ADI Dr Riyanto, Sekretaris Umum Dewan Da’wah Kota Bogor Ustaz Gumelar Adi Wijaya, Kepala Bidang Pendidikan Dewan Da’wah Kota Bogor Ustaz Anto Apriyanto, serta para musyrif ADI, yaitu Ustaz Abdul Kadir dan Ustaz Fajar Agusman.
Sementara itu, dari pihak pesantren hadir koordinator ADI RPL Ponpes Riyadhul Huda, yakni Ustaz Haydar Abdul Muiz Akbar dan Ustaz Muhammad Jalaluddin. Adapun dari Ponpes Maqdis dihadiri Ustaz Ahmad Hadi dan Ustaz Wildan Anshory mewakili Ustaz Mifahurrohmat selaku koordinator ADI RPL.
Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Abdul Khalim menegaskan bahwa program ADI RPL di dua pesantren akan dituntaskan hingga akhir Juli sesuai komitmen awal.
“Kita akan mengawal pelaksanaan program ADI RPL ini sampai wisuda. Setelah itu baru kita evaluasi untuk peningkatan kualitas di angkatan berikutnya,” jelasnya.
Selain itu, para koordinator pesantren juga diminta mensosialisasikan peluang melanjutkan studi S1 beasiswa ke STID Mohammad Natsir di Tambun, Bekasi, dan Cipayung, Jakarta Timur, kepada para santri pengabdian yang menjadi mahasiswa ADI RPL.
Program tersebut diprioritaskan untuk mendukung kaderisasi da’i yang lebih profesional dan berpengalaman di lapangan. Saat ini, Akademi Da’wah Indonesia yang dikelola Dewan Da’wah Islamiyyah Indonesia telah memiliki 35 kampus yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. []






