DAERAH

Dai Dewan Dakwah Menjadi Garda Terdepan dalam Respons Bencana Sumatera

Situasi serupa dialami Ustaz Samsul di Desa Tanah Terban, Kec. Karang Baru, Aceh Tamiang. Ia terisolasi selama delapan hari karena listrik dan jaringan komunikasi padam total. Aceh Tamiang menjadi salah satu daerah dengan kerusakan terparah, bahkan sempat digambarkan seperti kota mati.

Data terbaru BNPB per 8 Desember 2025 mencatat 953 korban meninggal, 275 orang masih hilang, dan 5.000 warga luka-luka. Kerusakan fasilitas umum serta sarana pendidikan juga sangat luas.

LAZNAS Dewan Dakwah menegaskan komitmennya untuk terus memberikan layanan kemanusiaan di seluruh wilayah terdampak. Para dai tetap menjadi garda terdepan menguatkan masyarakat secara fisik, sosial, dan spiritual hingga kondisi pulih sepenuhnya.

Dalam waktu dekat, Tim Pusat LAZNAS Dewan Dakwah akan terjun langsung ke lokasi bencana untuk mengawal distribusi bantuan dari kantor pusat di Menara Dakwah, Kramat Raya 45, menuju posko-posko di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Konvoi kemanusiaan ini akan diberangkatkan pada Jumat, 12 Desember 2025, terdiri dari mobil rescue, truk tangki air, dan truk logistik. []

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button