IIUM Pecat Profesor yang Klaim Bangsa Romawi Belajar Buat Kapal dari Orang Melayu
Pada 24 Juni 2026, Solehah mempromosikan dirinya sebagai pembicara dalam acara pelayaran bertajuk “Pelayaran Peradaban Islam 3.0” rute Port Klang menuju Phuket yang dijadwalkan berlangsung pada 30 November hingga 3 Desember. Dalam kapal pesiar berkonsep halal tersebut, Solehah dijadwalkan membawakan materi berjudul “Misteri Penipuan Kapal Romawi”.
“Tur pelayaran ini dirancang khusus untuk membuktikan temuan risetnya dengan membawa penumpang langsung ke lokasi-lokasi yang mendukung klaimnya,” ujar James Chin pada 12 Agustus.
Chin mendukung langkah tegas UIAM dalam memutus layanan Solehah guna melindungi kredibilitas institusi.
“Universitas bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan, karena sudah terlalu lama banyak hal tidak masuk akal terjadi di universitas-universitas Malaysia, di mana akademisi membicarakan banyak hal yang tidak rasional,” kata James Chin.
Tanggapan Solehah
Menanggapi pemecatan tersebut, Solehah menempuh jalur hukum dengan mengajukan gugatan ke Mahkamah Perusahaan Malaysia (Industrial Court) serta menuding UIAM telah bertindak tidak profesional.
Solehah mengungkapkan kepada media lokal, Free Malaysia Today, bahwa sehari sebelum surat pemecatan dikeluarkan, ia sebenarnya baru saja menerima penghargaan apresiasi riset Malaysia Research Assessment dari Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia.
“Saya dipecat dalam waktu 24 jam dan tidak diberi kesempatan untuk mengajukan banding. UIAM ingin membayar kompensasi setara enam bulan gaji, tetapi saya menolaknya,” ujar Solehah Yaacob.[]
sumber: kompas.com






