NASIONAL

Imperialisme Kuning Dominasi Politik dan Ekonomi Indonesia

Jakarta (SI Online) – Putri Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri, mengaku prihatin atas kondisi Indonesia saat ini.

Berdasarkan pengamatan dari situasi politik, ekonomi, hingga sosial masyarakat Indonesia, Rachma menyimpulkan Indonesia telah masuk ke dalam jebakan kekuasaan bangsa asing.

Dalam istilah akademiknya, kata Wakil Dewan Pembina Gerindra itu, Indonesia telah mengalami penjajahan dalam bentuk baru atau imperialisme.

“Istilahnya saat ini, adalah turunan imperialisme yang Bung Karno katakan. Kita ini sudah menjadi sub ordinat, masuk dalam jebakan kepentingan bangsa luar,” kata Mbak Rachma dalam dialog akhir tahun bertajuk “Indonesia Milik Kita Atau Milik Siapa?” di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Jumat (27/12).

Selain Rachma, turut dihadiri Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon, Peneliti Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Salamuddin Daeng, dan pengamat politik Global Future Institute (GFI) Hendrajit.

Rachma pun mewanti-wanti bahwa imperialisme saat ini berbeda dengan di era Soekarno, di mana Indonesia dibayang-bayangi kekuatan barat. Saat ini, kekuatan yang menghantui Indonesia adalah bayang-bayang imperialisme timur.

“Imperialisme kuning itu nyatanya saat ini sudah mendominasi politik dan ekonomi Indonesia,” pungkasnya.

red: farah abdillah

Back to top button