Mengapa Manusia Baru Menyadari Nilai Sesuatu Setelah Kehilangan?
Hadis ini mengajarkan bahwa kehidupan manusia dibatasi oleh perubahan keadaan dan waktu. Menunda kebaikan dengan alasan masih ada kesempatan pada esok hari merupakan sikap yang perlu dievaluasi.
Menghargai sesuatu sebelum kehilangannya bukan berarti harus hidup dalam ketakutan terhadap perpisahan. Sebaliknya, kita perlu membangun kesadaran bahwa setiap kesempatan memiliki batas dan setiap kebaikan layak mendapatkan penghargaan.
Kita dapat memulainya dari hal-hal sederhana, seperti mengucapkan terima kasih, meminta maaf, serta meluangkan waktu untuk mendengarkan cerita orang tua. Jangan sampai kesibukan membuat kita lupa bersyukur dan penundaan membuat kita kehilangan kesempatan untuk berbuat baik.[]






