NUIM HIDAYAT

Kafir

Oleh: Nuim Hidayat (Direktur Forum Studi Sosial Politik)

Kafir artinya menutup
menutup dari kebenaran
menutup indranya dari cahaya

menutup hatinya dari Nur Allah Azza wa Jalla
Hidupnya hanya untuk kerja kerja dan kerja
Seperti ayam kampung yang tiap hari keluar dari kandangnya

untuk cari makanan belaka
memang kaum kafir menulis sejarah manusia berasal dari hewan melata
dan bangga berasal dari monyet yang wajahnya mirip manusia

sejarah itu diajarkan di seluruh dunia
mulai dari TK sehingga perguruan tinggi ternama
sehingga tingkah lakunya tidak jauh dari hewan-hewan di rimba raya
makan dan saling menaklukkan untuk menunjukkan kehebatannya

perang pun dianggap biasa
karena bagi hewan di rimba
yang paling buas dan besar tubuhnya yang menjadi raja
jangan heran hewan-hewan jadi simbol militer di dunia bahkan simbol negara

Amerika bangga dengan simbol elangnya
‘Sukarno meniru dengan lambang garuda’
militer sebenarnya simbol perbudakan manusia di dunia
di sana hanya ada kata siap untuk hormat kepada seniornya

Pikiran tidak bebas, terbelenggu dengan birokrasi yang menekan otak manusia
bawahan hanya jadi budak untuk tuannya
maka ketika perang terjadi di dunia
prajurit berperang korbankan nyawa

sedangkan jenderal-jenderalnya tertawa-tawa sambil mabuk di belakang meja
pemimpin yang bodoh nyuruh kerja kerja dan kerja
pemimpin pintar nyuruh doa dan kerja

manusia bukan hanya perlu mengisi perutnya saja
akalnya perlu dibina tiap harinya
jiwanya perlu dibimbing dengan ayat-ayat cinta dari Yang Mahakuasa

Islam mendorong isi perut ‘secukupnya’Mempelajari Literatur Islam
rakus makan menyebabkan penyakit berbagai rupaMempelajari Literatur Islam

Bahkan mendorong puasa Senin Kamis agar sehat badannya
bahkan sebulan penuh di bulan Ramadan jiwanya bercahaya
Akal dibina dengan ayat-ayat Al-Qur’an yang pertama

Sejarah dan kepribadian Rasulullah saw. untuk pembinaan akal berikutnya
Ilmu sains agar bergerak lincah sel-sel sarafnya

Ilmu sosial agar mengerti bagaimana seluk-beluk hidupnya di dunia
Ilmu politik agar memahami bagaimana dunia diatur oleh para penguasa
Ilmu ekonomi agar mengetahui bagaimana rakyat sejahtera hidupnya
Ilmu pendidikan agar memahami bagaimana mendapat ilmu pertama dan warisan ilmu yang paling berharga

Jiwa diisi dengan shalat dan zikir kepada Allah Swt. tiap harinya
Shalat lima waktu di masjid mushala
bagi laki-laki yang kuat tenaganya

agar saling mengenal dan akrab dalam kehidupan bertetangga
tidak seperti di Barat yang egois ‘menutup rumahnya dengan pagar tinggi dan anjing’ yang membuat takut tetangganya

Shalat sunnah dikerjakan dengan sepenuh jiwa
Shalat dhuha, rawatib dan shalat Tahajud Witir jangan dilupa
Agar Allah Swt. makin sayang pada kita

Zikir tiap hari kepada Allah Swt. lakukan dengan sepenuh jiwa
agar hati makin bening terlindung dari setan/iblis yang durjana
selesai shalat kita baca Subhanallah Alhamdulillah Allahu Akbar 99 kali jumlahnya
ditambah ayat Kursi dan bacaan-bacaan indah lainnya
Asmaulhusna jangan lupa dibaca agar Allah Swt. mengabulkan doa
Doa-doa setiap waktu diamalkan hidup terarah pada Yang Maha Mencintai manusiaMempelajari Ilmu Biologi
Shalawat kepada Nabi jangan ditinggalkan sehari-harinya

Manusia-manusia kafir di dunia
Tidak mengenal shalat yang hikmahnya luar biasa
Tidak mengenal Al-Qur’an yang isinya sangat menyentuh akal dan jiwa
yang membuat akal ingin terus menikmati rasa buahnya
Tidak mengenal Allah Swt. dengan Asmaulhusna-Nya
Tidak mengenal Rasulullah saw. teladan manusia di dunia
Tidak mengenal doa-doa Nabi yang indah dalam Al-Qur’an yang mulia
Tidak mengenal tahajud yang nikmatnya luar biasa
‘Tidak memahami ikhlas’ yang menghiasi relung terdalam hati manusia
Tidak mengenal puasa Ramadan yang membuat sehat tubuh dan jiwa
Tidak memahami secara mendalam arti zakat dan sedekah untuk manusia

Al-Qur’an menyebut kafir adalah manusia yang ingkar pada Tuhannya
Ingkar pada Nabi-Nya
Ingkar pada kitab suci yang diturunkan dari Yang Mahapencipta
Ingkar pada malaikat yang menjaga alam semesta
ingkar pada Hari Kiamat yang akan meremukkan dunia semesta
ingkar pada takdir Allah Swt. untuk makhluk ciptaan-Nya

Al-Qur’an menyebut orang kafir lebih buruk dari binatang ternak melata
Akalnya hanya percaya pada yang tampak oleh mata
Jiwanya kotor tidak mengenal cahaya dari Yang Maha Cinta

Jangan heran tingkah lakunya buas kayak hewan di rimba
Lihatlah ratusan juta orang meninggal dalam sejarah Amerika
Jutaan orang mati karena keganasan Yahudi Israel di berbagai tempat di dunia
Jutaan orang meninggal dalam sejarah Rusia
Ratusan juta orang mati karena keganasan kaum komunis di dunia, termasuk di Indonesia
Jutaan orang mati karena Hitler menyembah dirinya

Al-Qur’an adalah cahaya Allah Swt. yang diturunkan di dunia
Puncak ilmu yang ada pada manusia
Puncak jiwa yang terdalam yang ada pada relung hati insan dunia

Kalimat-kalimatnya berkelindan indah menyentuh akal dan jiwa
Tidak satu kata pun yang mubazir di sana

Ribuan tafsir dibuat tak ada habisnya dari masa ke masa
Makna dan sastranya tertinggi tak ada bandingannya

Orang kafir tidak mengerti sehingga Al-Qur’an dianggap sama dengan kitab lainnya

Akankah mereka berubah sikapnya?
Hanya Allah Mahabijaksana yang menentukan takdir-Nya.[]

Back to top button