Mesiu yang Belum Meledak: Gaza Berubah jadi Ladang Ranjau Terbuka

Pembatasan Israel Perparah Bahaya
Situasi semakin sulit akibat pembatasan Israel yang telah diberlakukan selama dua tahun terakhir. Badan Aksi Ranjau PBB (UNMAS) menyebut bahwa pihaknya tidak dapat melakukan survei menyeluruh di Gaza karena larangan akses dari otoritas pendudukan.
“Kami tidak memiliki gambaran komprehensif mengenai ancaman bahan peledak di Jalur Gaza,” ungkap UNMAS dalam pernyataannya.
Sebelumnya, pada Januari 2025, badan tersebut memperkirakan bahwa antara 5% hingga 10% dari seluruh amunisi yang ditembakkan ke Gaza gagal meledak. Artinya, setiap kawasan yang dibombardir Israel berpotensi menyimpan ratusan bahan peledak aktif di bawah tanah.
Gaza: Hidup di Atas Bom Waktu
Kini, Gaza bukan sekadar wilayah hancur akibat perang, tetapi juga tanah berbahaya di mana setiap reruntuhan bisa meledak kapan saja. Setiap langkah, setiap sekop yang mengangkat puing, bisa memicu tragedi baru.
Selama dunia belum mengambil tindakan serius, rakyat Gaza akan terus hidup di atas bom waktu—di antara puing-puing, kenangan, dan mesiu yang belum meledak.
sumber: infopalestina






