INTERNASIONAL

Bela Netanyahu, Trump Tegaskan Tak Ada Penangkapan di AS

Washington (Suaraislam.id) – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa Pemimpin Otoritas Israel, Benjamin Netanyahu, tidak akan menghadapi risiko penangkapan oleh penegak hukum saat berkunjung ke Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump setelah Wali Kota New York, Zohran Mamdani, menyebut Netanyahu sebagai penjahat perang yang “seharusnya berada di Den Haag” dalam wawancaranya bersama The New York Times, Sabtu (18/07).

Baca juga: Wali Kota New York Kaji Dasar Hukum Penangkapan Benjamin Netanyahu

Mamdani juga menyatakan bakal mematuhi ketentuan hukum yang berlaku di Kota New York. Saat ini, pemerintah kota sedang mengkaji kewenangan hukum setempat terkait janji penahanan Netanyahu apabila pemimpin Israel tersebut datang ke New York.

“Benjamin Netanyahu tidak akan ditangkap, dalam bentuk atau cara apa pun, selama berada di Amerika Serikat,” tulis Trump melalui platform Truth Social.

Trump menambahkan bahwa Netanyahu saat ini sedang berjuang menghadapi Republik Islam Iran.

Presiden AS itu menegaskan pihak yang seharusnya dipenjara adalah para pemimpin Iran yang dinilainya telah membawa negara tersebut ke dalam “pusaran kematian dan kehancuran.” Menurutnya, masalah tersebut seharusnya sudah ditangani sejak bertahun-tahun lalu oleh presiden-presiden AS sebelumnya.

Pada September 2025 menjelang Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80, Mamdani yang saat itu masih berstatus calon wali kota menyatakan akan mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu. Janji tersebut akan ia laksanakan apabila terpilih sebagai wali kota New York dan Netanyahu berkunjung ke kota tersebut.[]

BACA JUGA
Close
Back to top button