OASE

Pilih Investasi Pahala atau Investasi Dosa?

Oleh karena itu, apa yang harus kita lakukan sebagai seorang Muslim? Tentunya dengan senantiasa meningkatkan kesadaran kolektif (berjemaah). Artinya umat Islam harus sadar bahwa kewajiban tidak berhenti pada ibadah individu, tetapi juga mencakup kewajiban sosial untuk menegakkan amar ma’ruf nahi munkar.

Ditambah pula perbanyak amal jariyah. Artinya seorang Muslim harus fokus pada amal yang bermanfaat jangka panjang, seperti pendidikan, dakwah, dan lainnya. Tak hanya itu, hindari sikap diam terhadap kebatilan, seorang Muslim bisa melakukan perbaikan sesuai kemampuan, baik dengan lisan, tulisan, atau tindakan nyata. Yang lebih penting lagi, prioritaskan menegakkan syariah Islam secara kaffah jangan setengah-setengah, sehingga kemungkaran dapat dicegah.

Dari paparan di atas, setiap Muslim memiliki pilihan, apakah ingin meninggalkan jejak yang terus mengalir dalam bentuk pahala, atau justru terbebani dengan dosa investasi akibat kelalaian? Ingatlah, dunia tempat menanam, dan akhirat tempat menuai.

Maka, dengan memahami konsep pahala investasi dan dosa investasi ini, semoga kita semua lebih berhati-hati dalam hidup, memperbanyak amal jariyah, serta menjauhi kelalaian yang bisa menjadi beban abadi di akhirat kelak. Aamiin. []

Siti Aisyah, S.Sos., Koordinator Kepenulisan Komunitas Muslimah Menulis (KMM) Depok

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button