FINANSIAL

Sakinah Finance Outlook 2026 Dorong Penguatan Ekosistem Keuangan Syariah

Ia menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan pribadi dan keluarga berbasis nilai syariah, bukan hanya teori. Dalam konteks era digital, ia memperingatkan meningkatnya risiko kejahatan finansial seperti scam dan fraud, sehingga penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran, proteksi data, dan literasi digital.

Penutup & Rekomendasi Kebijakan

Diskusi ditutup oleh Luqyan Tamanni selaku Pendiri Sakinah Finance sekaligus Head of BSI Institute, Bank Syariah Indonesia yang merangkum hasil pembahasan sekaligus memberikan rekomendasi strategis. Menurutnya, tahun 2026 terlihat prospektif dengan indikator meningkatnya konsumsi Muslim, minat investasi emas, hingga tren perencanaan finansial yang lebih matang.

Namun, ia mengingatkan adanya pergeseran perilaku konsumsi—masyarakat kelas menengah mulai memilih produk yang lebih terjangkau sebagai bentuk rasionalisasi finansial. Hal ini menjadi sinyal bahwa masyarakat mulai adaptif, namun membutuhkan bimbingan arah perencanaan keuangan jangka panjang, termasuk persiapan dana pensiun.

Sebagai kesimpulan, forum ini menghasilkan rekomendasi kebijakan berikut:
1) Perluasan literasi keuangan syariah berbasis keluarga, didukung kurikulum formal dan non-formal.
2) Penguatan regulasi keuangan berbasis digital untuk pencegahan kejahatan finansial syariah.
3) Pengembangan produk keuangan syariah yang mudah diakses, berorientasi kebutuhan rumah tangga dan UMKM.
4) Perbandingan kebijakan dengan negara-negara maju seperti Arab Saudi dan Inggris untuk meningkatkan kualitas regulasi nasional.
5) Insentif fiskal dan dukungan ekosistem halal, terutama untuk komunitas dan sektor pemberdayaan berbasis syariah.

Tentang Sakinah Finance Outlook

Sakinah Finance Outlook adalah forum diskusi semesteran lintas negara yang membahas tren global, struktur kebijakan, serta arah pembangunan ekosistem keuangan syariah berbasis keluarga dan masyarakat. []

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button