NUIM HIDAYAT

Sayid Qutb Syahid yang Hidup

Para Nabi adalah pejuang kaum tertindas oleh pemimpin-pemimpin di wilayahnya
Nabi Musa melawan Firaun sang durjana
Nabi Ibrahim melawan Namrud sang penindas dunia
Nabi Muhammad melawan pemimpin pemimpin kafir Quraisy di Makkah Madinah sana

Beberapa sarjana mengecam Qutb karena konsep hakimiyahnya
Dianggap Qutb mengkafirkan orang-orang Islam yang tidak hidup dalam sistem Islam di dunia
Padahal Qutb tidak pernah mengakfirkan mereka
Tetapi ia mendorong umat untuk menegakkan peradaban Islam atau peradaban sejati manusia

Qutb juga tidak pernah mendorong adanya gerakan senjata melawan pengusa zalim di zamannya
Qutb dipenjara bukan karena pegang senjata, tapi karena tulisan-tulisannya yang bernas dan menggairahkan bagi generasi muda
Keindahan bahasa dan isinya yang mendalam menjadi ciri khas karyanya
Penguasaannya terhadap peradaban Islam dan Barat menjadikan bobot tulisannya luar biasa

Karena itu Amerika maupun Rusia benci kepadanya
Mereka menggunakan Nasser sebagai pion untuk membunuh Sayid Qutb yang mulia
Pengadilannya aneh dan dibuat-buat terlihat di sana
Tapi begitulah kalau sang penguasa udah ketok palu titahnya

Meski mujahidin ini telah syahid di jalanNya
Buku-bukunya menyebar luas di Amerika, Eropa, termasuk di Indonesia
Keahliannya dalam sastra membuat bukunya enak dibaca
Termasuk Tafsir fi Zhilalil Quran yang menggerakkan jiwa bila orang mau membacanya

Gamal Nasser mengkhianati Qutb bila kita baca sejarahnya
Gamal sering mengunjungi Qutb untuk mengadakan revolusi di sana
Ketika revolusi 1952 dibantu Qutb dan IKhwanul Muslimin di sana
Gamal naik tahta, tapi kemudian memenjarakan Qutb dan banyak tokoh Ikhwan di sana

Bukan hanya itu ya
Karena Qutb dkk tetap kritis ingin Islam menjadi landasan negara
Akhirnya Qutb dan dua kawannya
Dihukum mati oleh bekas kawannya, yaitu Gamal sang durjana

Buku-bukunya yang beredar di Indonesia
Diantaranya: Petunjuk Jalan, Islam dan Perdamaian Dunia, Masa Depan di Tangan Islam, Tafsir Fi Zhilalil Quran, Riba dalam Al-Qur’an dan lain-lainnya
Sayid Qutb memang syahid yang hidup ya
60 tahun sejak kesyahidannya buku-bukunya tetap kita baca.

Nuim Hidayat, Direktur Forum Studi Sosial Politik

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button