INTERNASIONAL

Partai Demokrat Kecam Serangan AS ke Venezuela dan Penangkapan Maduro

Jakarta (SI Online) – Serangan Amerika Serikat terhadap Venezuela serta klaim “penangkapan” Presiden Nicolas Maduro memicu reaksi keras di Washington, DC, di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara selama berbulan-bulan terakhir.

Para legislator Partai Demokrat secara luas mengecam tindakan Presiden AS Donald Trump pada Sabtu terhadap negara Amerika Selatan itu dan pemimpinnya. Mereka menilai tindakan tersebut melanggar hukum internasional dan dilakukan tanpa persetujuan Kongres yang diwajibkan secara konstitusional.

Sebaliknya, anggota Partai Republik pendukung Trump membela serangan tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah AS untuk membendung penyelundupan narkoba ke Amerika Serikat.

Baca juga: Serang Venezuela, AS Tangkap Presiden Nicolas Maduro dan Istri

Berikut sejumlah reaksi dari para anggota parlemen AS:

Anggota DPR Demokrat Rashida Tlaib

“Pengeboman ilegal dan tanpa provokasi oleh Trump terhadap Venezuela serta penculikan presidennya merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan Konstitusi AS. Ini adalah tindakan negara yang bertindak di luar hukum,” tulis Tlaib di media sosial.

“Rakyat Amerika tidak menginginkan perang perubahan rezim lainnya di luar negeri.”

Senator Demokrat Andy Kim

Senator dari Partai Demokrat ini menuduh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth telah berbohong kepada anggota parlemen ketika mereka menyatakan dalam pengarahan Senat bulan lalu bahwa tekanan AS terhadap Venezuela bukan bertujuan untuk perubahan rezim.

“Saat itu saya tidak mempercayai mereka, dan kini kita melihat bahwa mereka secara terang-terangan berbohong kepada Kongres,” tulis Kim di X.

“Trump menolak proses persetujuan konflik bersenjata yang diwajibkan oleh Konstitusi karena pemerintah tahu bahwa rakyat Amerika secara mayoritas menolak risiko menyeret negara ini ke perang baru.”

Ia menambahkan bahwa serangan AS tersebut “tidak mencerminkan kekuatan” dan bukan “kebijakan luar negeri yang sehat”.

“Tindakan ini membahayakan warga Amerika di Venezuela dan kawasan sekitarnya, serta mengirimkan sinyal yang mengerikan dan mengkhawatirkan kepada para pemimpin kuat di seluruh dunia bahwa menargetkan kepala negara adalah kebijakan yang dapat diterima oleh pemerintah AS.”

1 2 3 4Laman berikutnya
Back to top button