Survei PRC: Tingkat Kepercayaan terhadap Trump Lebih Rendah Dibanding Xi Jinping dan Putin
WASHINGTON (Suaraislam.id) – Kepercayaan terhadap Amerika Serikat sebagai mitra yang dapat diandalkan mengalami penurunan tajam di banyak negara sekutu utama Washington.
Situasi ini diperparah oleh hasil survei terbaru yang dirilis pada Selasa, yang menunjukkan Presiden Donald Trump memperoleh tingkat kepercayaan yang lebih rendah dibanding Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Survei yang dilakukan oleh Pew Research Center (PRC) ini melibatkan 42.151 responden dewasa di 36 negara antara 8 Februari hingga 13 Mei 2026. Hasilnya menunjukkan hanya median 23 persen responden yang menyatakan percaya kepada Trump untuk melakukan hal yang benar dalam urusan dunia, sedangkan 76 persen menyatakan tidak percaya.
Dalam perbandingan tingkat kepercayaan terhadap para pemimpin dunia, Trump berada di bawah Presiden Prancis Emmanuel Macron yang memperoleh 43 persen. Ia juga berada di bawah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dengan 35 persen, Presiden China Xi Jinping 34 persen, dan Presiden Rusia Vladimir Putin 31 persen.
Sementara itu, hanya Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang mencatat angka lebih rendah dari Trump, yakni sebesar 18 persen. Di sisi lain, Trump memperoleh tingkat kepercayaan tertinggi di Filipina dengan 68 persen responden menyatakan percaya kepadanya.
Ia juga mendapat penilaian positif di Israel, dengan 66 persen responden menyatakan percaya dan 33 persen menyatakan tidak percaya. Mayoritas responden di Nigeria, Kenya, dan Ghana juga menyatakan kepercayaan yang serupa terhadap presiden AS tersebut.
Sebaliknya, hanya 6 persen responden di Turkiye yang menyatakan percaya kepada Trump, sementara 92 persen menyatakan tidak percaya. Di wilayah Palestina, yakni Tepi Barat dan Yerusalem Timur, tingkat kepercayaan terhadap Trump bahkan hanya mencapai 4 persen, sedangkan 89 persen responden menyatakan tidak percaya.
Kepercayaan terhadap AS menurun di Eropa, Amerika Latin, dan Asia
Pandangan bahwa Amerika Serikat merupakan mitra yang dapat diandalkan memburuk secara signifikan di Eropa. Hungaria dan Polandia menjadi satu-satunya negara yang disurvei dengan mayoritas responden masih memandang Washington sebagai mitra yang dapat dipercaya.
Sementara itu, tingkat kepercayaan di delapan negara Eropa lainnya turun antara 28 hingga 52 poin persentase sejak 2022. Hanya 8 persen responden di Swedia, 10 persen di Prancis, dan 15 persen di Jerman yang menilai Washington mempertimbangkan kepentingan negara mereka.
Di Inggris, angka tersebut sedikit lebih tinggi, yakni sebesar 26 persen. Hungaria menjadi negara Eropa dengan tingkat keyakinan tertinggi dalam hal ini, yaitu mencapai 35 persen.
Di Jerman, proporsi responden yang menilai AS mempertimbangkan kepentingan negara lain anjlok drastis. Angka tersebut turun dari 60 persen pada 2023 menjadi hanya 23 persen saat ini.
Di Asia, tingkat kepercayaan terhadap presiden AS berkisar dari 39 persen di India dan 35 persen di Sri Lanka. Angka ini terus mengecil menjadi hanya 25 persen di Jepang, 22 persen di Korea Selatan, dan 18 persen di Australia.
Di Amerika Latin, tidak ada satu pun negara yang disurvei mencatat mayoritas responden percaya kepada Trump. Tingkat kepercayaan tertinggi di kawasan tersebut tercatat di Kolombia sebesar 43 persen, diikuti Peru 31 persen dan Brasil 30 persen.