Gunakan Bekas Prajurit Israel dalam Iklan, Adidas Hadapi Seruan Boikot
Jakarta (Suaraislam.id)–Raksasa perlengkapan olahraga Adidas menghadapi gelombang kritik dan seruan boikot setelah menampilkan mantan tentara Israel dalam kampanye iklan terbarunya. Iklan tersebut mempromosikan layanan penjualan sepatu tunggal khusus bagi para penyandang disabilitas atau amputasi.
Dalam iklan tersebut, mantan prajurit Israel bernama Shalev Biton tampak mencoba sepatu di toko lokal, lalu menggunakannya untuk berlari di luar ruangan. Koordinator kampanye boikot menilai penayangan iklan tersebut sebagai bentuk penghinaan nyata terhadap warga Palestina.
Biton kehilangan kakinya akibat terluka dalam konflik Israel-Gaza pada 2021, ketika militer Israel melancarkan serangan beruntun selama 11 hari di kawasan terisolasi tersebut.
Aktivis hak asasi manusia dan pendukung Palestina menyatakan bahwa gelombang protes serta seruan boikot terhadap Adidas seharusnya tidak mengejutkan perusahaan asal Jerman tersebut.
“Ini bukan sekadar tindakan tidak peka dari Adidas, melainkan penghinaan mutlak bagi warga Palestina yang kehilangan orang-orang tercinta serta anggota tubuh mereka akibat serangan Israel,” ujar Stephanie Westbrook, Koordinator Kampanye Boikot Olahraga untuk Kampanye Akademik dan Kebudayaan Palestina (PACBI).
Westbrook menegaskan bahayanya kampanye semacam ini karena berpotensi menormalisasi kejahatan Israel terhadap warga Palestina dan membiarkan pelanggaran tersebut berlanjut tanpa hukuman.
“Di sini Adidas menampilkan tentara Israel yang identitasnya berpusat pada status militer. Ia kehilangan kaki saat berpartisipasi dalam serangan ke Gaza, melayani negara yang melakukan pendudukan militer ilegal dan menerapkan aturan apartheid,” tegasnya.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan antara 5.000 hingga 6.000 warga di Gaza harus menjalani amputasi hingga awal Oktober 2025. Mereka merupakan bagian dari 42.000 warga Palestina di Gaza yang mengalami cedera permanen selama dua tahun konflik.
Hampir setahun sejak kesepakatan gencatan senjata, kondisi di Gaza tetap memprihatinkan akibat blokade bantuan kemanusiaan yang terus dilakukan oleh Israel.
Saat iklan tersebut menampilkan sang tentara kembali berolahraga di jalanan, lebih dari seribu atlet Palestina justru tewas dalam serangan militer Israel di Gaza.
Ratusan pesepak bola muda Palestina yang kehilangan anggota tubuh kini membentuk tim sepak bola penyandang amputasi untuk memulihkan diri melalui olahraga di tengah kepedihan.
Para pemain tersebut menjadikan sepak bola sebagai sarana bertahan hidup dan berjuang merebut kembali sisa-sisa kehidupan mereka setelah berbulan-bulan menderita kehilangan serta kehancuran.
Aktor Spanyol, Javier Bardem, turut menyuarakan seruan boikot terhadap merek pakaian olahraga tersebut melalui akun media sosialnya.






