#Lawan IslamofobiaINTERNASIONAL

Masjid di Belgia Kembali Jadi Sasaran Vandalisme dan Pesan Anti-Islam

BRUSSEL (Suaraislam.id)— Sebuah masjid di Belgia menjadi sasaran aksi vandalisme dengan coretan pesan anti-Islam untuk kedua kalinya dalam jangka waktu 10 hari, sebagaimana dilaporkan oleh stasion penyiaran VRT pada Selasa (15/9/2026).

Masjid Tawfieq yang terletak di kota Schelle kembali ditargetkan dengan tulisan “F*ck Islam” yang disemprotkan di sepanjang lebar fasad bangunan. Informasi tersebut dikonfirmasi oleh lembaga Muslim Rights Watch Belgium (MRWB).

“Ini adalah kejadian kedua kalinya dalam kurun waktu kurang dari 10 hari,” ujar Ketua MRWB, Mohamed Amin Chaib, kepada stasiun penyiaran tersebut.

Chaib menyatakan bahwa penargetan yang berulang terhadap masjid ini menunjukkan betapa rentannya tempat ibadah yang melayani komunitas Muslim. Ia mendesak pihak berwenang untuk memberikan perhatian lebih terhadap keamanan tempat ibadah Umat Islam.

“Aksi ini tidak bisa lagi hanya dianggap sebagai vandalisme biasa,” tegasnya. Ia juga mempertanyakan apakah otoritas setempat akan merespons dengan tingkat kedaruratan yang sama jika komunitas agama lain yang menjadi sasaran.

Pihak Kepolisian Zona Rupel menyatakan bahwa penyelidikan sedang berlangsung untuk menentukan apakah pelaku dari kedua serangan tersebut merupakan orang yang sama.

Sebelumnya, masjid ini telah divandalisasi pada 5 September 2026. Aksi tersebut menyisakan coretan pesan anti-Islam yang sama serta simbol swastika pada dinding bangunan.

Berdasarkan sejumlah laporan, kotoran anjing juga ditemukan di sekitar area pintu masuk masjid.

Pengurus masjid telah mengajukan laporan resmi terhadap pelaku yang belum diketahui identitasnya sesaat setelah insiden pertama terjadi, sementara polisi langsung meluncurkan penyelidikan.

Hingga saat ini, belum ada tersangka yang berhasil diidentifikasi.

Sumber: Anadolu Agency

BACA JUGA
Close
Back to top button