NASIONAL

Muhammadiyah: Hagia Sophia Harus Dijaga Sesuai Wakafnya

Yogyakarta (SI Online) – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menilai keputusan Presiden Turki Tayyip Erdogan mengubah Hagia Sophia dari museum menjadi masjid adalah urusan internal negara itu.

“Itu kan problem dalam negeri Turki ya,” kata Sekretaris PP Muhammadiyah Agung Danarto di Kantor PP Muhammadiyah, di Jalan Cik Ditiro, Yogyakarta, Jumat 17 Juli 2020.

Agung berpendapat jika Hagia Sophia dalam sejarahnya merupakan wakaf dari pemimpin Turki Usmani Muhammad al-Fatih atau Mehmet II yang mengalihfungsikan dari gereja menjadi masjid di wilayahnya, maka kewajiban penerusnya untuk menjaga wakaf itu.

“Kewajiban periode berikutnya untuk menjaga agar sesuai dengan wakafnya,” ucap dia.

Danang juga merespons baik keputusan Pemerintah Turki yang dalam perkembangannya akan tetap membuka Hagia Sophia bagi pengunjung dari berbagai latar belakang agama.

“Kalau seperti itu tidak terlalu jauh menyimpang dari prinsip-prinsip ajaran agama,” kata dia.

sumber: ANTARA

Artikel Terkait

Back to top button