Agenda ‘Imperialis’: Apa Rencana Pengembangan Gaza ala Trump yang Diumumkan di Davos?
Namun, ia juga menekankan aspek keamanan. “Hal nomor satu adalah keamanan,” kata Kushner. “Tanpa keamanan, tidak ada yang akan berinvestasi, tidak ada yang akan datang membangun. Kita butuh investasi untuk mulai menyediakan lapangan kerja.”
Ia menambahkan bahwa AS bekerja “sangat dekat dengan Israel untuk mencari cara de-eskalasi, dan fase berikutnya adalah bekerja dengan Hamas terkait demiliterisasi”.
Tidak ada bukti bahwa warga Palestina atau kepemimpinan mereka pernah diajak berkonsultasi mengenai rencana-rencana ini. Amjad Shawa, direktur Jaringan LSM Palestina di Gaza, mengatakan masyarakat sipil dan lembaga resmi Palestina tidak dilibatkan dalam diskusi dengan Board of Peace.
“Kami terkejut, sebagai aktor Palestina di lapangan, setelah 10 tahun bekerja—terutama dua tahun terakhir di Gaza—bahwa tidak ada satu pun yang berkonsultasi dengan kami tentang rencana Gaza dan masa depannya,” ujarnya.
“Pada saat para pemimpin ini mengadakan seremoni, Israel justru menggunakan periode ini untuk melanjutkan aksinya di Gaza.”
Empat fase pembangunan
Dalam pemaparan garis waktu pembangunan empat fase yang dimulai dari Rafah di Gaza selatan dan bergerak ke arah utara, Kushner menampilkan peta berwarna yang menunjukkan zona pariwisata pesisir, menara multifungsi, serta kawasan permukiman dan industri, saat ia mengungkap rencana tersebut di Davos.
Fase pertama rencana pembangunan kembali Trump akan dimulai di Rafah—kota paling selatan di Gaza—serta sebagian wilayah Khan Younis. Fase kedua mencakup bagian lain dari Khan Younis, sementara fase ketiga menargetkan pengembangan kamp-kamp pengungsi di Gaza tengah. Fase keempat akan mencakup Kota Gaza, yang berada di bagian utara wilayah tersebut.
Kushner mengatakan kepada para peserta di Davos bahwa pembangunan proyek-proyek baru di seluruh wilayah ini akan memakan waktu dua hingga tiga tahun. Namun, ia tidak memberikan rincian mengenai di mana warga Palestina akan tinggal selama masa rekonstruksi, dan bagaimana properti-properti baru itu akan dialokasikan.
Rencana pariwisata pesisir
Dalam peta-peta yang menampilkan rencana Gaza, pemerintahan Trump mewarnai hampir seluruh garis pantai dengan warna merah muda dan menandainya sebagai zona “pariwisata pesisir” yang akan mencakup hingga 180 gedung pencakar langit.
Proposal tersebut juga menunjukkan sebuah pelabuhan di ujung barat daya Gaza, di sepanjang perbatasan dengan Mesir, serta area yang dizonasi untuk sebuah bandara di dekatnya, hanya beberapa mil dari lokasi bandara Gaza lama yang dihancurkan dalam serangan Israel dua dekade lalu.
Ketenagakerjaan dan investasi
Dalam laporan yang diterbitkan pada Oktober 2025, Biro Pusat Statistik Palestina menyebutkan bahwa pengangguran di Gaza meningkat sebesar 80 persen selama perang, dengan lebih dari 550.000 orang saat ini tidak memiliki pekerjaan.
PDB Gaza anjlok 83 persen pada 2024 dibandingkan tahun sebelumnya, dan turun 87 persen dalam dua tahun menjadi 362 juta dolar AS. PDB per kapita merosot menjadi 161 dolar AS per tahun, menjadikannya salah satu yang terendah di dunia.






