#Piala Dunia 2026SPORTS

Argentina vs Mesir: Messi, Salah, Prediksi, dan Berita

Lionel Messi bersama Argentina akan menghadapi Mohamed Salah dan Mesir dalam laga panas babak 16 besar Piala Dunia.

Sejarah baru menanti Messi

Persaingan memperebutkan Sepatu Emas (Golden Boot) Piala Dunia kali ini menjadi salah satu yang paling menarik sepanjang sejarah.

Legenda Argentina Lionel Messi, penyerang Prancis Kylian Mbappé, dan striker Norwegia Erling Haaland sama-sama telah mencetak tujuh gol. Mbappé berada di posisi teratas karena unggul dalam jumlah assist, yaitu dua.

Apabila Messi kembali mencetak gol saat menghadapi Mesir, ia tidak hanya akan memimpin daftar pencetak gol terbanyak. Ia juga akan menyamai rekor Guillermo Stábile (1930) sebagai satu-satunya pemain Argentina yang mencetak delapan gol dalam satu edisi Piala Dunia.

Namun, menjelang pertandingan ini muncul kekhawatiran mengenai kelelahan para pemain.

Argentina harus bermain selama 120 menit melawan Cape Verde dalam cuaca panas di Miami pada Jumat lalu. Pada hari yang sama, Mesir juga harus bertarung hingga adu penalti melawan Australia.

Pertandingan yang menguras tenaga tersebut membuat kedua tim memiliki waktu pemulihan yang sangat singkat.

Messi yang kini berusia 39 tahun bermain penuh selama 120 menit melawan Cape Verde.

Setelah pertandingan, Messi mengakui dirinya kelelahan. Ia juga menyesalkan kegagalan Argentina menekan lawan dari lini depan.

Sementara itu, Mesir banyak mengandalkan organisasi pertahanan yang disiplin. Mereka juga memanfaatkan kecepatan Mohamed Salah dan penyerang Manchester City, Omar Marmoush, untuk melancarkan serangan balik.

Strategi yang sama kemungkinan besar akan kembali digunakan saat menghadapi Argentina.

Bagi Mesir, kondisi kebugaran Salah akan sangat menentukan.

Sebelum laga melawan Australia, ia mengalami masalah pada otot hamstring. Ia beberapa kali tampak enggan melakukan sprint maksimal selama pertandingan 120 menit tersebut.

Jika Mesir mampu membuat kejutan dengan mengalahkan Argentina, mereka akan menjadi negara Afrika kelima yang mencapai perempat final Piala Dunia. Catatan ini mengikuti jejak Kamerun (1990), Senegal (2002), Ghana (2010), serta Maroko (2022 dan 2026).

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya
Back to top button