Asisten Artis Jadi Komisaris, Kursi Strategis Jadi Bancakan Kaum Elitis
Bangsa ini perlahan kehilangan nilai-nilai luhur kejujuran dan etos profesionalitas (itqan) dalam membenahi tata kelola kelembagaan. Sikap bekerja secara paripurna kini tergerus habis oleh hasrat keserakahan mengejar keuntungan materi duniawi belaka.
Pemerintah saat ini mutlak harus segera melakukan muhasabah dan mengevaluasi sistem penunjukan pejabat di lingkaran kekuasaannya. Para pemangku jabatan harus kembali meresapi peringatan keras dari Rasulullah saw. terkait bahayanya salah urus dalam kepemimpinan.
Dalam sebuah hadis sahih riwayat Imam Bukhari, Rasulullah saw secara tegas menyatakan, “Apabila suatu urusan (jabatan) diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah saat kehancurannya.”
Pesan kenabian ini seyogianya menjadi tamparan telak bagi siapa saja yang menjadikan kursi BUMN sekadar sebagai alat balas budi politik. Jangan biarkan kehancuran tata kelola dan ekonomi bangsa ini benar-benar terjadi hanya karena keangkuhan membagikan kekuasaan kepada mereka yang tak memiliki kapasitas.Wallahu a’lam. []
Shodiq Ramadhan






