DAERAH

BKIM IPB Gelar Diskusi Perwali P4S: Kawal Regulasi, Selamatkan Negeri

Ia menjelaskan bahwa substansi Perwali P4S mencakup tiga pendekatan utama:

  • Preventif, yakni edukasi kepada keluarga, sekolah, masyarakat, dan berbagai lingkungan sosial mengenai pencegahan penyimpangan seksual.
  • Kuratif, berupa penyediaan layanan konseling dan pendampingan psikologis yang mudah diakses serta gratis di bawah koordinasi Pemerintah Kota Bogor.
  • Development, yaitu membangun sistem sosial yang mendorong perubahan perilaku dan pemulihan agar masyarakat tidak terjebak dalam penyimpangan yang sama.

Menurut Imas, pendekatan tersebut justru menempatkan pemerintah sebagai pihak yang wajib menghadirkan pendidikan dan layanan bagi warga.

Imas menepis anggapan bahwa Perwali P4S bertujuan memarginalkan kelompok tertentu. Ia menegaskan, tidak ada satu pun substansi yang berisi penghinaan, kebencian, ataupun ajakan menghakimi individu.

“Posisi kita bukan membenci orangnya, tetapi membenci perbuatan dan penyakitnya,” tegasnya.

Ia menambahkan, masyarakat yang belum terpapar perlu mendapatkan pemahaman melalui edukasi, sedangkan mereka yang sudah terpapar memerlukan pendampingan dan layanan pemulihan agar dapat kembali kepada fitrahnya.

“Yang kita dorong adalah kesadaran untuk kembali kepada fitrah, bukan melegalkan penyimpangan,” pungkasnya. []

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button