#Ramadhan 1447 HKHOTBAH

Di Balik Makna Huruf Ramadhan

Oleh:  KH. Imam Nur Suharno, S.Pd., S.Pd.I, M.Pd.I., Pembina Korps Mubaligh Husnul Khotimah, Kuningan, Jawa Barat

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا. مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. أَمَّا بَعْدُ

أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ فَاتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.

فَقَالَ تَعَالَى يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Kaum muslimin rahimani wa rahimakumullah,

Hendaklah kita bersyukur kepada Allah atas nikmat diberi kemudahan hadir di shalat Jumat kali ini dengan meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Lalu, shalawat dan salam semoga tercurah kepada nabi kita yang mulia, yaitu Nabi Muhammad saw.

Ramadhan bulan yang sangat istimewa dalam Islam. Keistimewaan Ramadhan dapat ditinjau dari berbagai aspek. Termasuk ditinjau dari aspek makna yang terkandung dalam setiap huruf dalam kata Ramadhan. Hal ini seperti dijelaskan oleh Syaikh Abdul Qadir al-Jilani dalam Al-Gunyah li Thalibi Thariq al-Haq Azza wa Jalla.

Ramadhan terdiri dari lima huruf: ra, mim, dha, alif, dan nun. Dari setiap huruf tersebut mengandung makna yang agung. Apabila setiap kita dapat memahaminya maka akan semakin mengokohkan keyakinan akan keistimewaan bulan suci Ramadhan.

Kaum muslimin rahimani wa rahimakumullah,

Pertama, huruf ra. Huruf ra kepanjangan dari ridhwanullah yang artinya keridhaan Allah. Pada bulan Ramadhan, umat Islam bersemangat untuk memperbanyak amal saleh yang dapat mengantarkan kepada keridhaan Allah Swt. Hal ini karena amalan saleh menjadi sarana yang dapat mendatangkan ridha Allah Swt.

فَمَن كَانَ يَرۡجُواْ لِقَآءَ رَبِّهِۦ فَلۡيَعۡمَلۡ عَمَلٗا صَٰلِحٗا وَلَا يُشۡرِكۡ بِعِبَادَةِ رَبِّهِۦٓ أَحَدَۢا 

“Barang siapa yang berharap perjumpaan dengan-Nya, maka perbanyaklah amal saleh dan jangan menyekutukan-Nya dengan siapapun.” (QS Al-Kahfi [18]: 110).

Kedua, huruf mim. Huruf mim berarti mahabatullah an al-ashah yang artinya condong mendekatkan diri kepada Allah Swt daripada bermaksiat. Orang yang berpuasa mempunyai kecenderungan menjauhkan diri dari segala kemaksiatan. Sebab, makna asal puasa adalah imsak (menahan diri). Menahan diri agar istikamah tidak melakukan perbuatan maksiat yang dilarang oleh-Nya.

Kaum muslimin rahimani wa rahimakumullah,

Ketiga, huruf dha. Huruf dha berarti dhamanullah yang artinya jaminan Allah. Orang yang berpuasa mendapatkan jaminan pahala puasa yang diberikan secara langsung oleh-Nya. Hal ini menunjukkan keistimewaan puasa Ramadhan.

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلا الصِّيَامَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ

“Semua amal anak Adam untuknya kecuali puasa. Ia untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya.” (HR Bukhari dan Muslim).

Keempat, huruf alif, yaitu ulfatullah artinya kasih sayang Allah. Kasih sayang Allah mengalir deras untuk orang yang berpuasa dan berlimpah keberkahan. Pahala ibadah di bulan Ramadhan pun dilipatgandakan hingga ditambah bonus super istimewa yaitu lailatul qadar.

1 2Laman berikutnya
BACA JUGA
Close
Back to top button