#Bebaskan PalestinaINTERNASIONAL

Didepak dari Tur Ed Sheeran Karena Bela Gaza, Macklemore Garap Tur Konser ‘Free Palestine’

MELBOURNE (Suaraislam.id)— Rapper pemenang Grammy Award, Macklemore, telah mengumumkan rangkaian konser untuk mendukung Palestina setelah dirinya secara kontroversial dikeluarkan dari tur penyanyi Ed Sheeran di Amerika Serikat akibat bersuara lantang menentang perang genosida Israel di Gaza.

Musisi Amerika Serikat berusia 43 tahun yang memiliki hampir 40 juta pendengar bulanan di Spotify tersebut mengumumkan tur bertajuk Free Palestine Tour pada Kamis. Rangkaian pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung di Dublin, Paris, dan London pada akhir Oktober.

Macklemore menyampaikan bahwa dirinya akan didampingi oleh musisi-musisi lain yang namanya akan segera diumumkan. Ia juga menambahkan bahwa pertunjukan untuk kawasan Amerika Serikat saat ini sedang dalam tahap pengorganisasian.

Baca juga: Penyensor Pro-Israel Mulai Kehilangan Kontrol Narasi

Ia menegaskan bahwa seluruh keuntungan yang dihimpun dari tur ini akan didonasikan untuk lembaga-lembaga kemanusiaan yang mendukung rakyat Palestina serta gerakan perjuangan yang lebih luas.

“Jika beberapa minggu terakhir ini memberi kita pelajaran, hal itu adalah adanya perubahan besar yang terjadi selama tiga tahun terakhir,” ujar Macklemore dalam sebuah pernyataan tertulis.

“Telah terjadi kebangkitan kolektif seputar pembebasan Palestina, kekuatan para miliarder yang mencoba membungkam seruan tersebut, serta apa yang kita harapkan dari para seniman saat ini. Ini tahun 2026. Bersikap apolitik di tengah genosida tidak bisa lagi diterima,” lanjutnya.

“Masyarakat menuntut para seniman untuk hadir, mengedukasi diri mereka sendiri, dan menyatu dalam komunitas. Menggunakan panggung lebih dari sekadar hiburan. Serta melawan ketika seruan Free Palestine direspon dengan upaya pembungkaman.”

Duo punk rap asal Inggris, Bob Vylan, telah menyatakan dukungan mereka terhadap tur tersebut dengan merespons unggahan Instagram Macklemore menggunakan emotikon hati. YouTuber dan influencer asal Inggris yang dikenal dengan nama Chunkz, yang memiliki lebih dari empat juta pengikut di Instagram, turut menyampaikan pujian kepada Macklemore.

Upaya Pembungkaman terhadap Macklemore

Pada 4 September di MetLife Stadium, New Jersey, Macklemore—yang menjadi salah satu artis pembuka konser Ed Sheeran—menyuarakan dukungannya bagi Palestina di atas panggung.

“Alasan utama saya sangat ingin bergabung dalam tur ini sejak awal adalah agar saya bisa berdiri di stadion seperti ini dan menyuarakan dua kata yang sangat dekat dan berharga di hati saya: ‘Free Palestine‘… Pesan saya adalah demi perdamaian; kasih sayang agar seluruh umat manusia diperlakukan dengan martabat, rasa hormat, dan kesetaraan,” tegas Macklemore kepada para penonton saat itu.

Tak lama setelah kejadian tersebut, sang rapper mengumumkan bahwa dirinya telah dikeluarkan dari daftar tur Ed Sheeran.

Pemilik lokasi acara, Robert Kraft, kemudian mengonfirmasi bahwa Macklemore dilarang tampil di gedungnya, Gillette Stadium di Foxborough, Massachusetts. Kraft mengecam apa yang ia sebut sebagai “rekam jejak retorika dan simbolisme antisemit yang lebih luas” dari sang rapper, serta berdalih bahwa tindakan tersebut membuatnya memutuskan bahwa mengizinkan Macklemore tampil di lokasinya “akan melampaui batas.”

Kraft merupakan seorang miliarder Yahudi-Amerika yang kerap menyalurkan donasi ke berbagai lembaga Israel. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu—yang saat ini menjadi subjek surat perintah penangkapan oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan—pernah menyatakan pada tahun 2019 bahwa Israel tidak memiliki “sahabat yang lebih setia” dibandingkan Kraft.

1 2Laman berikutnya
Back to top button