NASIONAL

Gelar Webinar Ramadan, LPPOM Bahas Pentingnya Bahan Baku Halal dan Tantangannya bagi UMK

Selain itu, webinar ini juga menghadirkan sejumlah narasumber yang memberikan wawasan dari sisi regulasi, teknis, hingga praktik di lapangan terkait pengelolaan bahan baku halal.

Muti menegaskan bahwa keberhasilan implementasi kewajiban halal nasional memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari regulator, lembaga pemeriksa halal, penyedia bahan baku, hingga pelaku usaha.

“Kolaborasi antara regulator, lembaga pemeriksa halal, penyedia bahan baku halal, dan pelaku usaha merupakan kunci dalam membangun ekosistem halal yang kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai lembaga pemeriksa halal, LPPOM berkomitmen untuk terus mendukung pelaku usaha, khususnya UMK, melalui edukasi, pendampingan, serta penguatan kapasitas.

Ia meyakini bahwa penguatan dari sisi hulu, termasuk kemudahan akses terhadap bahan baku halal, akan menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi kebijakan wajib halal di Indonesia.

Muti berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata serta menjadi langkah konkret dalam mempersiapkan UMK menghadapi kewajiban sertifikasi halal pada Oktober 2026.

“Mari kita jadikan momentum Ramadan ini sebagai penguat komitmen untuk menghadirkan produk halal yang terpercaya, berdaya saing, dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tutupnya.

Webinar tersebut menghadirkan tiga narasumber yaitu Dr H. Abd Syakur S.Ag, MSi (Deputi Bidang Kemitraan dan Standarisasi Halal BPJPH), Rovie Farah Diba, SKM, M.Si (Auditor Senior LPH LPPOM) dan Irvan Maulana (Koordinator Meatly Shop). []

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button