SUARA PEMBACA

Gen-Z Rajai Pengangguran, Apa Kabar Masa Depan Indonesia?

Kembali pada Aturan Sang Pencipta

Sang pencipta alam semesta, tidak hanya menciptakan alam raya beserta isinya begitu saja. Allah swt., menciptakan pula aturan dalam berbagai hal. Termasuk aturan dalam bernegara dan pengurusannya.

Para penguasa yang menjalankan sistem Islam telah dengan nyata memperlihatkan kondisi dunia di bawah kepemimpinan globalnya selama berabad-abad. Kesejahteraan tercipta, tidak ada jurang yang menganga lebar antara si kaya dan si miskin, rakyat dan para pejabat. kemajuan ilmu pengetahuan pun berkembang dengan pesat.

Hal tersebut dapat terwujud karena Islam mengatur dengan tepat dan manusiawi. Dalam Islam, negara wajib memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Pemenuhan tersebut dipenuhi untuk setiap individu, karena kebutuhan pokok adalah kebutuhan setiap individu.

Kebutuhan pokok ini di antaranya, kebutuhan sandang, pangan, dan papan. Adapula kebutuhan dasar lain yang sifatnya umum, seperti kesehatan, pendidikan, dan keamanan. Penguasa dalam Islam wajib memastikan setiap orang mendapatkan enam kebutuhan pokok ini. Bukan sebatas memberikan arahan atau kebijakan, sementara pengurusannya diserahkan kepada pihak swasta.

Ketika negara menyerahkan urusan lapangan kerja pada pihak swasta, ini hanya membahayakan pekerja. Mengapa? Karena prinsip perusahaan swasta adalah bisnis, sehingga perhitungan untuk mempekerjakan karyawan adalah untung rugi bukan tanggung jawab pengurusan. Sementara pekerjaan yang dibutuhkan masyarakat tidak bisa ditunda-tunda, karena menyangkut dengan pemenuhan kebutuhan untuk kelangsungan hidup keluarga.

Oleh karena itu, penguasa dalam sistem Islam akan memetakan sumber daya manusia yang ada untuk pos-pos lapangan kerja yang dibuat negara. Negara tidak akan kekurangan lapangan pekerjaan, karena pengelolaan sumber daya alam dikelola sepenuhnya oleh negara yang melibatkan seluruh warga negara sesuai dengan keahliannya.

Hal ini pun mengharuskan negara menyelenggarakan pendidikan dengan baik secara gratis. Generasi yang serius dalam memperdalam ilmu akan menjadi ahli-ahli muda yang kompeten di bidangnya tanpa mempersoalkan mahalnya biaya pendidikan. Dengan begitu negara pun akan mandiri, menyambut masa depan yang gemilang. Wallahu’alam. []

Anisa Rahmi Tania, Ibu Rumah Tangga, Tinggal di Sumedang.

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button