SEHAT-BUGAR

Jaga Fungsi Ginjal dan Kualitas Tidur, Air Putih Pilihan Terbaik Usai Makan Malam

Jakarta (Suaraislam.id) — Pilihan minuman yang dikonsumsi setelah makan malam dapat memengaruhi kesehatan ginjal. Organ vital ini berfungsi menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah, menyeimbangkan mineral penting, serta membantu mengatur tekanan darah.

Menurut penjelasan ahli gizi yang dikutip dalam publikasi Health pada Selasa (29/9/2026), minum air putih selepas makan malam merupakan pilihan terbaik untuk kesehatan ginjal. Air putih mampu menghidrasi tubuh tanpa memberikan tambahan zat yang berdampak buruk bagi ginjal.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hidrasi yang tepat membantu ginjal membuang limbah metabolik melalui urine.

Menurut ahli gizi terdaftar Kelly L. Burgess, hidrasi yang memadai dapat menekan sekresi vasopresin, yaitu hormon yang memberi sinyal pada ginjal untuk menahan air.

“Kadar vasopresin yang terus-menerus tinggi dapat memberikan beban tambahan pada ginjal,” ujar pendiri To Better Health, LLC tersebut kepada Health pada Selasa (29/9/2026).

Selain itu, Burgess menyampaikan bahwa seusai makan malam masyarakat biasanya tidak memerlukan tambahan elektrolit maupun kalium yang terkandung dalam produk minuman hidrasi buatan.

Air putih juga bebas dari kafein sehingga tidak memicu gangguan tidur pada malam hari.

Burgess menambahkan bahwa minum air putih hangat selepas makan malam dapat membantu meningkatkan relaksasi tubuh sebelum tidur.

Bagi individu yang sering buang air kecil pada malam hari, ia menyarankan untuk mengonsumsi air putih satu atau dua jam sebelum tidur guna mengurangi frekuensi ke kamar mandi.

Sementara itu, ahli gizi pendiri Integrative Weight & Wellness Erin Jowett mengemukakan bahwa potongan buah utuh, jeruk, atau jus cranberry tanpa pemanis dapat ditambahkan ke dalam air putih untuk memberikan variasi rasa.

Menurut ahli gizi pemilik Nutrition Directions LLC Annamarie Rodriguez, jus cranberry kaya akan antioksidan seperti antosianin dan flavonol yang bermanfaat bagi kesehatan ginjal.

Kendati demikian, para ahli gizi menyarankan penderita penyakit ginjal kronis stadium lanjut, gagal jantung, atau pasien yang sedang menjalani dialisis untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum meningkatkan asupan air secara signifikan.[]

Sumber: ANTARA

Back to top button