SOSOK

Jejak Kelam Ratko Mladic: Dari Pengepungan Sarajevo Hingga Penjara Seumur Hidup Genosida Srebrenica

Pengepungan Sarajevo

Di bawah arahan Mladic, Sarajevo dikepung oleh pasukan Serb Bosnia selama hampir 44 bulan.

Dari posisi bukit-bukit yang mengelilingi kota, mereka membombardir pemukiman dan menempatkan penembak jitu (sniper) untuk mengincar warga sipil.

Lebih dari 11.500 orang dari berbagai latar belakang etnis tewas, sementara puluhan ribu lainnya luka-luka atau terpaksa mengungsi.

Pengepungan Sarajevo menjadi salah satu episode paling dramatis dalam Perang Bosnia sekaligus pengepungan ibu kota terlama dalam sejarah modern.

Setelah perang berakhir pada 1995, Mladic melarikan diri dan menghindar dari penangkapan selama hampir 16 tahun. Ia menjadi salah satu buronan kejahatan perang paling dicari di Eropa.

Mladic akhirnya ditangkap di Serbia pada Mei 2011 di Desa Lazarevo. Beberapa hari kemudian, ia diekstradisi ke Den Haag untuk mengadapi persidangan di hadapan Pengadilan Pidana Internasional untuk Bekas Yugoslavia (ICTY).

Pada tahun 2017, majelis hakim menjatuhkan vonis hukuman penjara seumur hidup setelah membuktikan pertanggungjawaban pidana individunya atas rangkaian kejahatan besar tersebut.

Meski vonis hukumnya telah berkekuatan hukum tetap, Mladic masih terus mendapatkan dukungan dari sebagian kelompok masyarakat dan lingkaran politik di Serbia serta Bosnia dan Herzegovina.

Penolakan terhadap fakta genosida Srebrenica dan pemujaan terhadap terpidana kejahatan perang masih menjadi tantangan serius bagi proses rekonsiliasi.

Pusat Peringatan Srebrenica mencatat adanya 149 kasus penolakan terbuka terhadap genosida Srebrenica pada seperempat pertama tahun 2026, yang menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun 2025.

Pada Mei 2024, Majelis Umum PBB telah menetapkan tanggal 11 Juli sebagai Hari Refleksi dan Peringatan Internasional Genosida Srebrenica 1995 demi merawat ingatan sejarah dan mencegah terulangnya kejahatan serupa.[Armin Aljovic]

Sumber: Aljazeera.com

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button