#Kriminalisasi UlamaNASIONAL

Kesaksian Direktur RS Ummi: HRS Tidak Kabur, Juga Tidak Ada Utang

Jakarta (SI Online) – Direktur Umum RS Ummi Bogor, Najamuddin, menegaskan, pada Sabtu, 28 November 2020 lalu Habib Muhammad Rizieq Syihab tidak kabur dari rumah sakitnya seperti yang dituduhkan selama ini.

Kesaksian Najamuddin ini sampaikan saat menjadi saksi kasus tes usap (swab test) di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis, 29 April 2021.

“Beliau tidak kabur juga tidak ada utang di rumah sakit,” ujar Najamuddin, Rabu, 28 April 2021, seperti dilansir Tempo.co.

Selain itu, Najamuddin juga mengatakan saat Habib Rizieq meninggalkan rumah sakit pihaknya belum mendapat data hasil tes usapnya. Sebab, pihak yang melakukan tes usap adalah tim dari MER-C dan hasilnya baru keluar pada Senin (30/11/2020).

“Saya dapat keterangan dari tim MER-C (soal hasil swab Rizieq) saya dapat hari Senin. Jadi waktu dia keluar RS, saya belum tahu ya,” ujar Najamuddin.

Pada sidang hari ini, total ada delapan saksi yang terdiri dari direktur hingga perawat RS Ummi Bogor, serta mahasiswa dari kampus di sekitar Bogor yang dihadirkan. Mereka merupakan saksi dari pihak JPU.

Adapun pihak RS Ummi yang diperiksa antara lain Direktur Umum RS Ummi Najamuddin, serta dua perawat RS Ummi Zulfikar dan Fitri Sri Lestari. Sedangkan untuk mahasiswa berasal dari IBI Kesatuan Bogor bernama M Aditya dan M Aslan.

Terakhir, ada pula tiga orang yang bernama Ahmad Suhadi, guru ngaji, Ika Nurhakim, pekerja swasta, dan Herdiansyah, buruh harian lepas. Sistem pemeriksaan saksi dalam sidang Habib Rizieq ini dilakukan secara bertahap, yakni dimulai dari dua orang dan dilanjutkan oleh keenam lainnya. []

Artikel Terkait

Back to top button