JEJAK SEJARAH

Lagari Hasan Çelebi, Pelopor Roket dari Era Kesultanan Utsmani

Keberadaan Baitul Hikmah di Baghdad, observatorium astronomi, perpustakaan, rumah sakit, hingga lembaga pendidikan pada masa kekhalifahan menjadi bukti perhatian besar negara terhadap ilmu pengetahuan. Para ilmuwan tidak hanya didorong oleh kepentingan komersial, melainkan didorong untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi umat karena menuntut ilmu dinilai sebagai bagian dari ibadah.

Kondisi tersebut sangat bertolak belakang dengan situasi hari ini. Banyak negara Muslim justru tertatih-tatih dalam bidang riset dan teknologi akibat keterbatasan anggaran, minimnya kolaborasi akademis dengan industri, serta fenomena brain drain saat ilmuwan berbakat memilih berhijrah ke luar negeri.

Yang Tersisa dari Kisah Lagari

Pelajaran utama dari kisah Lagari Hasan Çelebi bukanlah terletak pada kepastian apakah ia manusia pertama yang terbang dengan roket. Hal terpenting adalah semangat keberanian berpikir melampaui zamannya serta dukungan peradaban yang memfasilitasi gagasan tersebut.

Peradaban Islam telah membuktikan bahwa iman dan ilmu tidak pernah bertentangan. Dari akidah Islam lahir dorongan untuk meneliti, menemukan, dan memanfaatkan ilmu demi kemaslahatan umat manusia.

Selama syariat menjadi pijakan hidup dan negara sungguh-sungguh mengurus umat, tradisi keilmuan akan terus tumbuh dan melahirkan pencapaian yang menginspirasi dunia. Wallahu a’lam.[]

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button