EKBIS

Market Digital Dorong ‘Seller’ dan ‘Freelancer’ Mengembangkan Peluang Usaha di Era Digital

Legalitas Menjadi Bagian Penting dalam Bisnis Digital

Pertumbuhan perdagangan digital juga harus disertai perhatian terhadap legalitas dan perlindungan pengguna.

Market Digital dikelola oleh PT Market Digital Teknologi Indonesia. Platform tersebut memiliki legalitas badan usaha dan telah terdaftar sebagai penyelenggara sistem elektronik.

Keberadaan identitas pengelola penting agar pengguna mengetahui pihak yang bertanggung jawab atas pengoperasian platform.

Di sisi seller, legalitas juga perlu dipandang sebagai bagian dari pengembangan usaha. Pelaku usaha dapat mulai mempelajari Nomor Induk Berusaha (NIB), ketentuan perpajakan, hak kekayaan intelektual, serta aturan yang berkaitan dengan produk atau jasa yang ditawarkan.

Tidak semua seller harus langsung membangun perusahaan besar. Namun, kebiasaan menjalankan usaha dengan tertib sejak awal akan membantu ketika bisnis berkembang.

Seller juga perlu memastikan bahwa produk digital yang dijual merupakan karya sendiri, memiliki izin, atau memiliki hak distribusi yang sah. Menjual file bajakan, akun ilegal, data pribadi, atau produk yang melanggar hukum bukanlah cara membangun usaha yang berkelanjutan.

Ekonomi digital yang sehat membutuhkan kreativitas sekaligus tanggung jawab.

Tantangan Membangun Ekosistem Marketplace

Membangun sebuah marketplace bukan hanya persoalan membuat website. Sebuah platform perlu menghadirkan keseimbangan antara jumlah seller, produk yang tersedia, pembeli, keamanan, layanan pelanggan, dan kepercayaan masyarakat.

Seller membutuhkan pembeli agar dapat memperoleh omzet. Pembeli membutuhkan pilihan produk yang berkualitas. Sementara itu, platform harus terus memperbaiki sistem agar transaksi berjalan dengan baik.

Pada tahap pertumbuhan, Market Digital berupaya memperluas ekosistem melalui edukasi seller, pengembangan fitur, konten pemasaran, serta kerja sama dengan berbagai pihak.

Seller juga didorong untuk tidak hanya menunggu kunjungan dari marketplace. Mereka tetap perlu memanfaatkan media sosial, jaringan pertemanan, komunitas, dan saluran pemasaran lainnya.

Tautan produk atau toko dapat dibagikan melalui Facebook, Instagram, WhatsApp, blog, dan kanal digital lain. Dengan demikian, marketplace berfungsi sebagai tempat transaksi dan etalase, sedangkan seller tetap aktif membawa calon pembeli ke halaman produknya.

Strategi tersebut lebih realistis bagi seller pemula. Membangun penjualan di internet membutuhkan proses, pengujian, dan perbaikan secara berkelanjutan.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5Laman berikutnya
Back to top button