RESONANSI

Mengenal Tiga Ideologi Besar: Hanya Islam yang Membawa Rahmat dan Keadilan Hakiki

Sangat kontras dengan kedua sistem rusak di atas, ada satu ideologi yang terbukti mampu menciptakan tatanan kehidupan manusia dalam keseimbangan yang sangat harmonis. Aturan komprehensif yang mampu menyebarkan keadilan hingga ke tingkat individu sekaligus memanusiakan manusia ini adalah ideologi Islam.

Ideologi agung ini telah sukses diterapkan dalam panggung sejarah dunia, mulai dari masa Khulafaur Rasyidin hingga Kekhilafahan Utsmaniyah. Metode penerapannya sangat sesuai dengan fitrah manusia karena berfokus pada pelaksanaan seluruh hukum syariat secara kaffah (menyeluruh).

Oleh karena itu, kedatangan Islam ke sebuah negeri melalui jalan jihad bukan bertujuan untuk mengusir penduduk asli ataupun merampas kekayaan alam mereka. Penaklukan mulia (futuhath) yang dipimpin oleh seorang Khalifah justru dilakukan untuk menegakkan keadilan hukum Islam yang membebaskan manusia dari penghambaan kepada makhluk.

Melalui penerapan syariat tersebut, baik pihak penakluk maupun pihak yang ditulari hidayah mampu hidup berdampingan secara damai. Islam menyetarakan status seluruh warga negara di hadapan hukum tanpa memandang kasta ataupun suku bangsa.

Kebijakan adil ini tercatat dengan tinta emas saat penaklukan Konstantinopel oleh Sultan Muhammad Al-Fatih yang mengayomi seluruh rakyatnya dengan hukum syariat. Harmoni kehidupan yang selaras tersebut menjadi bukti otentik bahwa hanya ideologi Islam yang layak memimpin dan mengatur umat manusia.

Sebab, ideologi Islam diturunkan oleh Allah Swt. sebagai solusi tuntas atas seluruh problematika hidup manusia, baik dalam aspek sosial, ekonomi, maupun politik. Aturan ini bersumber langsung dari Wahyu Ilahi sehingga penerapannya dipastikan akan memancarkan keberkahan hidup yang universal.

Dari ketiga ideologi besar dunia yang ada, sudah saatnya umat manusia mencampakkan kapitalisme serta komunisme dan kembali pada pelukan Islam. Hanya Islam yang layak memimpin dunia karena metode penerapannya membawa misi rahmat bagi seluruh alam, bukan penjajahan.

Allah Swt. berfirman:

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرىٰ آمَنُوا وَاتَّقُوا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِن كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُم بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS. Al-A’raf: 96).

Allah Swt. juga berfirman:

أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ ۚ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِّقَوْمٍ يُوقِنُونَ

“Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?” (QS. Al-Ma’idah: 50).

Wallahu a’lam.

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button