MUHASABAH

  • Meraih Keutamaan dan Keberkahan Bulan Ramadhan

    Bulan Ramadhan selalu datang membawa suasana yang berbeda. Udara terasa lebih teduh, masjid lebih ramai, lantunan ayat suci lebih sering terdengar, dan hati banyak orang…

    Read More »
  • Isra Mikraj dan Krisis Akhlak Republik

    Oleh: Muhibbullah Azfa Manik* Ada yang janggal di negeri ini. Masjid penuh setiap Jumat, saf rapat, suara takbir menggema. Tetapi di luar pagar masjid, kita…

    Read More »
  • Riwayat Luka di Tanah Andalas

    Oleh: Muhibbullah Azfa Manik* Pulau Sumatra kini serupa tubuh renta yang kehilangan kulit pelindungnya. Hutan-hujan yang dulu rapat—yang bertugas menyerap amuk hujan, mengerem laju tanah,…

    Read More »
  • Bantuan yang Selalu Datang Setelah Air Surut

    Oleh: Muhibbullah Azfa Manik* Bencana alam di Sumatra hampir selalu bergerak dengan pola yang sama. Hujan turun berhari-hari, sungai meluap, lereng bukit runtuh, dan ribuan…

    Read More »
  • Pesan Al-Qur’an untuk Dunia yang Gelisah

    Bencana alam datang seperti tamu tak diundang yang mengetuk pintu berulang-ulang. Di Indonesia, ketukannya bahkan terasa nyaring: hujan yang turun sepekan bisa menggulung pemukiman; sungai…

    Read More »
  • Bencana: Sebab dan Penanganannya dalam Perspektif Islam

    Banjir bandang, longsor, dan bahkan angin puting beliung kembali melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Berita duka bermunculan: warga terseret arus,…

    Read More »
  • Musibah Berulang, Alam ‘Ngasih Kode’?

    Mulai pertengahan November sejumlah wilayah kembali dilanda bencana alam banjir, tanah longsor hingga puting beliung. Seperti tanah longsor di Desa Padanarum, Banjarnegara, Jawa Tengah; banjir…

    Read More »
  • Dakwah yang Berpindah Arah

    Ada kalanya semangat dakwah itu meluap‑luap, tapi arahnya melenceng. Ibarat kapal tanpa kompas—terlihat berlayar jauh, tapi tak pernah sampai. Banyak yang sibuk di pinggiran, tapi…

    Read More »
  • Hidup Itu Sementara

    Urip mung mampir ngombe, hidup ini singkat, seperti seorang musafir yang berhenti sebentar hanya untuk meneguk air, lalu melanjutkan perjalanan panjangnya. Senja hari ini mengingatkan…

    Read More »
  • Hidup Harus Menyala, Memberi Manfaat bagi Sesama

    Menjelang magrib, pawon mulai berasap. Kayu-kayu kering kususun rapi, lalu kubakar satu per satu. Api kecil menyala, memberi hangat dan cahaya. Dari sinilah aku teringat…

    Read More »
Back to top button