NASIONAL

Sambangi PP Muhammadiyah, Kapolri Sampaikan Kultum Bahaya Narkoba dan Perkuat Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Perkuat Sinergi Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Selain kewaspadaan digital, Suyudi menekankan tindakan tegas terhadap peredaran narkotika, obat-obatan terlarang, dan minuman keras yang memicu kejahatan jalanan, perampokan, tawuran, hingga pembunuhan. Ia meminta masyarakat tidak ragu melaporkan pengedar maupun pihak yang melindungi bisnis haram tersebut, serta menjamin penindakan tanpa pandang bulu.

“Kalau ada informasi-informasi yang tadi saya sampaikan, jangan pernah kecil hati, jangan pernah ragu, laporkan, adukan,” tegasnya.

Kapolri mengaitkan komitmen pemberantasan narkoba dengan keberhasilan pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Ketahanan dan kualitas generasi muda akan menentukan arah masa depan bangsa.

“Kalau kita bisa memberantas bersama-sama tanpa pandang bulu, yakinlah 2045 Indonesia Emas akan terwujud. Tapi kalau sebaliknya kita tidak bersatu padu, maka 2045 Indonesia akan cemas. Kita memilih mana, mau Emas atau Cemas?” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Polri dan Muhammadiyah sepakat memperkuat edukasi literasi keamanan di tempat ibadah, sekolah, kampus, dan pesantren guna mencegah tindak kejahatan jalanan, aksi geng, hingga balap liar. Program keagamaan seperti salat Subuh berjamaah, salat Jumat keliling, program Minggu Kasih, serta silaturahmi lintas agama juga akan digencarkan untuk memupuk toleransi.

Sinergi ini diharapkan terus mewujudkan semangat amar ma’ruf nahi mungkar demi menciptakan lingkungan sosial yang aman, berakhlak, dan berkeadilan.

“Kami yakin dengan semangat yang sama, yaitu amar ma’ruf nahi mungkar, bagaimana kita menebar kebaikan dan juga mencegah terjadi kejahatan. Inilah semangat yang digelorakan antara kami dan Muhammadiyah ini akan kami lanjutkan,” pungkas Suyudi.[]

sumber: muhammadiyah.or.id

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button