#Bebaskan PalestinaLAPSUS

Seribu Hari Genosida Gaza: Nestapa yang Tak Kunjung Usai

Laporan Haaretz menyebutkan proyek hotel tersebut menelan anggaran sebesar 27 juta shekel atau sekitar 9 juta dolar AS. Ekspansi ekonomi ini memicu ketegangan baru di wilayah konflik.

Otoritas Palestina di Hebron melaporkan bahwa militer Israel mulai mengalihkan kendali atas 142 situs arkeologi. Situs-situs bersejarah tersebut kini diserahkan kepada administrasi sipil Israel.

Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich dengan bangga memuji langkah birokrasi tersebut pada hari Senin. Ia menyebut kebijakan peralihan kendali ini baru merupakan awal dari revolusi permukiman.

Blokade sebagai Senjata

Bayi berusia empat bulan bernama Ahmad Marouf Zeid meninggal dunia akibat serangan jantung pada Minggu malam. Personel militer Israel menghalangi keluarganya untuk mencapai ambulans yang tertahan di gerbang kamp pengungsi Deir Ammar.

Gubernur Ramallah dan el-Bireh, Laila Ghannam, menyatakan bahwa bayi tersebut meninggal akibat keterlambatan penanganan medis lebih dari satu jam. Ia menyebut kematian anak tunggal yang dinantikan bertahun-tahun ini sebagai noda bagi hati nurani kemanusiaan.

Sistem gerbang dan pos pemeriksaan militer ini dipasang di sepanjang wilayah pendudukan Tepi Barat. Pasukan Israel menutup total kota Sinjil menggunakan enam gerbang utama dan belasan jalan pertanian.

Penutupan ini dilakukan setelah otoritas Israel menyatakan ratusan dunam tanah kota tersebut sebagai lahan milik negara. Blokade ketat ini melumpuhkan aktivitas ekonomi dan mobilitas warga setempat.

Kekerasan oleh pemukim ilegal Yahudi minggu ini dilaporkan terjadi secara terorganisasi di bawah perlindungan pasukan bersenjata Israel. Sekelompok pemukim bermasker menyerbu wilayah Jalur Selatan di Nablus.

Mereka mengejar penduduk, menduduki rumah-rumah warga, dan mengepung keluarga di dalam ruangan. Pasukan militer yang mengawal aksi tersebut sama sekali tidak melakukan intervensi untuk mencegah kekerasan.

Aksi penjarahan dan perusakan juga menimpa fasilitas umum milik warga Palestina di beberapa lokasi. Pemukim ilegal membakar sebuah restoran di dekat al-Lubban Asharqiya setelah merampas uang tunai di dalamnya.

Pemilik restoran memperkirakan kerugian materi akibat aksi pembakaran tersebut mencapai sekitar 330.000 dolar AS. Kerugian ini menjadi pukulan berat bagi perekonomian warga lokal.

Penghancuran infrastruktur sipil berjalan beriringan dengan aksi kekerasan para pemukim. Pasukan Israel menggusur lapangan olahraga sekolah putra di Battir, rumah warga di Tuqu, dan bangunan pertanian di Duma.

Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) melaporkan lebih dari 2.300 warga Palestina telah kehilangan tempat tinggal di Tepi Barat sepanjang tahun 2026. Sebanyak 121 komunitas tercatat mengalami pengungsian total maupun sebagian sejak tahun 2023. []

Sumber: Aljazeera.com

Laman sebelumnya 1 2 3
Back to top button