#Lawan IslamofobiaSOSOK

Tiga Muslim Syahid Menghadang Aksi Teror di Islamic Center San Diego

Nader Awad

Awad, seorang jemaah berusia 57 tahun, tinggal tepat di seberang jalan kompleks Islamic Center dan tercatat tidak pernah absen melaksanakan ibadah salat berjemaah di masjid tersebut setiap hari, kata Imam Taha Hassane.

Begitu mendengar suara rentetan tembakan yang mencekam, Awad langsung berlari kencang menuju gedung masjid karena mengetahui istrinya sedang bertugas mengajar di sekolah Islam yang berada di dalam kompleks tersebut.

“Dia meninggalkan kenyamanan rumahnya, mencoba pergi dan melakukan sesuatu tindakan nyata untuk memberikan pertolongan,” ungkap Hassane memberikan kesaksian dalam acara doa bersama.

“Ketika mendengar suara tembakan, dia langsung berlari ke dalam masjid untuk membantu, dia juga berhasil mengalihkan rute beberapa jemaah lain yang kebetulan sedang berjalan menuju masjid pada saat kejadian sehingga mereka selamat,” tambah Shabaik memperjelas aksi heroik tersebut.

Saat berbicara dalam konferensi pers pada Selasa (19/05/2026), Hassane menegaskan kembali bahwa istri Awad adalah seorang guru di sekolah Islam tersebut, dan almarhum sendiri merupakan anggota jemaah yang sangat taat beribadah.

“Setiap hari dia selalu berada di Islamic Center, bergabung melaksanakan salat berjemaah setiap hari tanpa absen,” tegas Imam Taha Hassane.

Amin Abdullah

Setelah Abdullah, seorang pria berusia 51 tahun, diidentifikasi oleh berbagai laporan media sebagai salah satu korban yang gugur dalam serangan tersebut, ucapan penghormatan dan doa langsung membanjiri jagat maya.

Baca juga: Selamatkan Nyawa Anak-Anak dari Serangan ‘Hate Crime’ di Islamic Center San Diego, Satpam Amin Abdullah Syahid

Sebuah profil Facebook yang terkait dengan sang pahlawan memiliki 1.800 pengikut dan mencantumkan status pernikahan Abdullah yang dikenal sangat harmonis.

Sejumlah laporan media lokal menyebutkan bahwa Amin Abdullah merupakan seorang kepala keluarga yang meninggalkan delapan orang anak.

Pejabat pemerintah Amerika Serikat menegaskan bahwa petugas keamanan Muslim tersebut memainkan peran yang sangat penting dalam menggagalkan serangan agar tidak menimbulkan dampak korban yang jauh lebih mengerikan.

“Sangat adil untuk mengatakan bahwa tindakannya adalah tindakan heroik,” ujar Kepala Polisi San Diego, Scott Wahl, dalam sebuah konferensi pers resmi.

“Tanpa ragu, dia telah menyelamatkan banyak nyawa hari ini,” tambah Scott Wahl mengapresiasi keberanian almarhum.

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya
Back to top button