#Bebaskan PalestinaNUIM HIDAYAT

Ujian Keseriusan Prabowo Bela Palestina: Skandal Ekspor Sawit dan Konser Bocelli

Ia menambahkan, “Soal sumbangan 100 ribu pasang sepatu, itu tak relevan dikaitkan dengan keberatan MUI dan masyarakat atas konser Bocelli, apalagi kalau sumbangan itu berasal dari promotor. Dan 100 ribu pasang sepatu sama sekali tidak sebanding dengan kebrutalan IDF membunuh penduduk Gaza.”

Sudarnoto berharap Bocelli atau tim manajemennya secara terbuka menyampaikan permintaan maaf atas keterlibatannya dalam penggalangan dana untuk IDF tersebut.

Uji Konsistensi Pemerintah

Kasus ekspor sawit ke Israel dan perizinan konser Bocelli menunjukkan kurang tegasnya komitmen pemerintah dalam membela kemerdekaan Palestina. Pembelaan terhadap Palestina tidak cukup sebatas pernyataan diplomatik dan pemberian beasiswa pendidikan bagi mahasiswa Palestina di Indonesia.

Dukungan terhadap Palestina harus diwujudkan dalam bentuk langkah nyata dan sanksi tegas atas kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Zionis Israel, termasuk menghentikan ekspor kelapa sawit dan melarang artis pendukung Zionis tampil di tanah air.

Indonesia dapat meneladani langkah Turki yang secara tegas menghentikan seluruh kegiatan ekspor, impor, dan perdagangan dengan Israel pada 2024. Indonesia juga bisa meniru langkah Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, yang melarang warga negara Israel berkunjung ke negaranya serta konsisten tidak membuka hubungan diplomatik maupun perdagangan.

Kemarahan aktivis kemanusiaan di tanah air makin memuncak setelah pemerintah mendeportasi Abdul Karim Miqdad ke Siprus pada 17 Juli 2026. Pemerintah perlu menunjukkan sikap tegas dan ksatria melawan kejahatan genosida Israel yang telah menewaskan puluhan ribu warga Palestina.

Baca juga: Abdul Karim Miqdad, Teroris atau Ulama?

Dalam Al-Qur’an, Allah Swt berjanji akan melimpahkan keberkahan kepada suatu negeri apabila penduduk dan pemimpinnya beriman serta bertakwa. Ketakwaan tersebut dibuktikan dengan menegakkan kebenaran dan menolak segala bentuk kezaliman.

Allah Swt berfirman:

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS. Al-A’raf: 96).

Wallahu ‘azizun hakim.

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button