NASIONAL

Ustaz Fahmi Salim Luncurkan Buku Monumental “Haji: Dari Pemurnian Misi Kenabian ke Revolusi Kebangkitan”

Jakarta (Suaraislam.id) — Pendiri sekaligus Direktur Al Fahmu Institute, Ustaz Fahmi Salim, resmi meluncurkan karya tulis terbarunya berjudul “Haji: Dari Pemurnian Misi Kenabian ke Revolusi Kebangkitan”.

Acara peluncuran buku monumental tersebut dilaksanakan di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Senin (28/9/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan ulama, akademisi, tokoh ormas, serta aktivis pergerakan Islam.

Sejumlah tokoh hadir dan memberikan kesaksian serta apresiasi secara langsung dalam acara tersebut. Di antaranya Ustaz Zulkifli Muhammad Ali, figur publik Arie K. Untung, dai muda Ustaz Erick Yusuf, peneliti BRIN Prof. Fahmi Amhar, dan Ketua Umum Wihdah Azhariyah Indonesia (WAZIN) Ustazah Hj. Elly Warti Maliki.

Sambutan melalui tayangan video disampaikan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Dalam sambutannya, Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak mengingatkan bahwa sejarah panjang Republik Indonesia dibangun oleh tokoh-tokoh besar yang bergelar haji.

Menurut Dahnil, para pahlawan nasional tersebut merupakan peletak fondasi dasar keindonesiaan yang semangat perjuangannya bersumber dari nilai-nilai keislaman.

“Para tokoh seperti Haji Oemar Said Tjokroaminoto, Haji Ahmad Dahlan, Haji Hasyim Asy’ari, Haji Samanhudi, Haji Agus Salim, dan banyak tokoh lainnya muncul sebagai pelopor gerakan setelah menunaikan ibadah haji,” ujar Dahnil.

Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu menambahkan, para pahlawan tersebut banyak belajar di Mekah dan Madinah serta berinteraksi dengan tokoh-tokoh Islam dunia. Pengalaman tersebut membawa semangat kemerdekaan ke Nusantara yang kemudian memberikan pengaruh sangat kuat bagi rakyat untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Oleh karena itu, Dahnil berharap momen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan komitmen dan perhatian tinggi terhadap ibadah haji dan umrah dapat dimanfaatkan oleh umat Islam.

“Momen ini menjadi sarana untuk membangkitkan kembali memori sejarah dan menjadikan ibadah haji sebagai bagian dari transformasi keadaban serta peradaban bangsa,” kata dia.

“Melalui buku ini, kami berharap literasi perhajian dapat terus kita tingkatkan bersama agar haji dan umrah menjadi bagian penting dari transformasi bangsa. Terima kasih untuk Ustaz Fahmi Salim. Semoga buku ini memberikan pencerahan bagi kemajuan tata kelola perhajian Indonesia serta memberikan kebaikan bagi peradaban,” tutur Dahnil.

Peta Jalan Transformasi Peradaban Umat

Apresiasi terhadap karya baru ini juga mengalir dari para tokoh yang hadir secara langsung di lokasi acara.

Penceramah nasional Ustaz Zulkifli Muhammad Ali menegaskan bahwa buku ini memiliki perbedaan yang mendasar dibandingkan dengan buku-buku panduan haji lainnya di pasaran.

“Buku ini beda dari buku lainnya. Buku ini harus menjadi referensi dan bahan tadabur bagi siapa saja yang akan berangkat maupun yang baru pulang dari menunaikan ibadah haji,” kata Ustaz Zulkifli.

1 2 3Laman berikutnya
Back to top button