Tolak Kedatangan Atlet Senam Israel ke Indonesia, Ketua PP Muhammadiyah: Mengundang Kegaduhan!
Jakarta (SI Online) – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Buya Anwar Abbas, menolak rencana kehadiran atlet Israel untuk mengikuti kejuaraan senam dunia di Jakarta.
Buya Anwar mengatakan, tak ada masalah apabila wacana tersebut sebatas rencana. Namun, kata Anwar, kedatangan mereka baru bermasalah kalau pemerintah Indonesia memberi izin kepada atlet tersebut untuk datang dan ikut bertanding di Indonesia.
“Karena bagaimana kita bisa menerima kehadiran atlet yang merupakan utusan resmi dari negara Israel, yang kita tidak punya hubungan diplomatik dengan negara tersebut,” kata Buya Anwar, Rabu (08/10) dikutip dari Tempo.co.
Buya Anwar mengingatkan, Indonesia dikenal sebagai negara antipenjajahan dan sangat menghormati serta menjunjung tinggi nilai-nilai perikemanusiaan dan perikeadilan. Sedangkan Israel, kata Buya Anwar, merupakan negara penjajah dan negara yang sangat-sangat tidak menghargai serta tidak menghormati manusia dan nilai-nilai kemanusiaan.
Buya Anwar menyebut aksi genosida Pasukan Penjajah Israel (IDF) di Gaza yang telah berlangsung dalam dua tahun terakhir telah menewaskan lebih dari 66 ribu orang. Jumlah ini belum termasuk yang sakit dan luka-luka.
“Apalagi kalau kita lihat dampak dari serangan Israel ke Gaza tersebut telah menyebabkan 90 persen lebih rumah yang ada di gaza saat ini telah hancur dan rusak,” katanya. “Sehingga sekitar 1,9 juta jiwa dari 2,1 juta penduduknya sudah kehilangan tempat tinggal.”
Bya Anwar mengatakan, tak ada gunanya membangun hubungan olahraga dengan negara pelaku genosida.
“Sehingga kehadiran atlet Israel tersebut untuk bertanding dalam kejuaraan dunia yang akan diadakan di Jakarta harus ditolak,” katanya.
Menurut Anwar, selain bertentangan dengan amanat dan semangat konstitusi, kedatangan atlet Israel akan membuat hati sebagian besar rakyat Indonesia terluka.
“Kehadiran dari atlet Israel jelas akan mengundang kegaduhan di negeri ini.”
Sebelumnya, sebuah media Israel, Jewish News Syndicates melaporkan, sejumlah atlet gimnastik Israel dikabarkan akan mengikuti Kejuaraan Senam Artistik Dunia yang berlangsung di Jakarta pada 19-25 Oktober 2025.
Dikutip dari laporan itu, Federasi Senam Israel mengklaim bahwa mereka telah mendaftar untuk mengambil bagian dalam kejuaraan tersebut.






