Presiden Prabowo Tak Hadiri Pembukaan Munas MUI, Kiai Ma’ruf Sebut Wajah Peserta Lesu
Jakarta (SI Online)-Ketidakhadiran Presiden Prabowo Subianto dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) membuat para peserta kurang bersemangat. Pasalnya, sebelumnya panitia telah mengabarkan bahwa Presiden Prabowo akan hadir membuka gelaran lima tahunan MUI itu.
Kelesuan dari para peserta Munas XI MUI itu diakui oleh Ketua Wantim MUI yang juga mantan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin. Kelesuan tersebut, kata Kiai Ma’ruf, ditengarai oleh batalnya kehadiran Presiden Prabowo Subianto ke pembukaan Munas.
“Saya melihat wajah wajah lesu. Semula setengah jam yang lalu itu semangat bahwa presiden sudah datang. Tapi Allah mentakdirkan lain, tapi Menterinya ada, Ketua MPR ada, semua ada, bapak Kapolri juga ada,” ujar Kiai Ma’ruf dalam sambutannya di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Kamis (20/11/2025).
Menurut Ma’ruf, ketidakhadiran Presiden Prabowo tidak boleh membuat para pengurus MUI menjadi lemas. Mantan Ketua Umum MUI ini mengatakan ulama sedianya memiliki tanggung jawab yang besar kepada umat.
Baca juga: Meski Tak Hadir, Ketum MUI Puji Presiden Prabowo sebagai Pemimpin Istiqamah
“Jadi saya pikir ketidakhatiran bapak presiden tidak perlu membuat kita menjadi….. Terutama Ketua Umum MUI, para anggota MUI tadi semangatnya tinggi sekali, langsung lemas,” ucapnya.
“Tapi kita engggak boleh lemes, judul kita meneguhkan peran ulama. Ulama punya tanggung jawab besar,” tambahnya.
Ulama, menurut Ma’ruf, memiliki tanggung jawab keumatan dan tanggung jawab kebangsaan. Tanggung jawab keumatan, kata Ma’ruf, merupakan tanggung jawab warisan dari nabi.
“Mitaknya itu antara Allah dengan para nabi. Itu diwariskan kepada para ulama. Ulama punya perjanjian dengan Allah. Berat, makanya jangan lemes,” ucapnya.
Sementara tanggung jawab kebangsaan para ulama sudah dibuat ketika negara berdiri.
“Yaitu dalam Undang-Undang Dasar ’45 kita sepakat untuk membangun negara yang berdasarkan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang berdasarkan Pancasila. Bagi seluruh rakyat Indonesia,” tuturnya.
Prabowo Panggil Pejabat ke Istana untuk Bahas Becak Listrik
Secara terpisah, dikabarkan bahwa Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat terbatas (ratas) dengan sejumlah menteri dan wakil kepala badan di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (20/11/2025).






