#Perang Iran vs AS-IsraelINTERNASIONAL

Iran Tolak Menyerah tanpa Syarat

Teheran (SI Online) – Iran menolak tuntutan Amerika Serikat (AS) agar menyerah tanpa syarat dan menegaskan akan terus mempertahankan diri selama diperlukan. Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Ahad (08/03/2026).

“Kami tidak pernah menyerah. Kami tidak akan menyerah tanpa syarat, dan kami akan terus melawan selama diperlukan,” kata Araghchi kepada penyiar NBC News.

“Kami terus mempertahankan diri dan kami membela wilayah kami, rakyat kami, serta martabat kami. Martabat kami tidak untuk diperjualbelikan,” kata Araghchi.

Araghchi menambahkan bahwa Iran menilai masih terlalu dini untuk membahas syarat-syarat gencatan senjata dengan AS pada tahap saat ini.

“Harus ada pengakhiran perang secara permanen. Dan selama hal itu belum tercapai, saya pikir kami perlu terus berjuang demi rakyat kami dan keamanan kami,” ujar Araghchi.

Sebelumnya, pada Jumat, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa AS tidak akan menandatangani perjanjian apa pun dengan Iran dan tidak akan menerima apa pun selain “penyerahan tanpa syarat”.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada Sabtu mengabarkan bahwa mereka telah melancarkan serangan terhadap kilang minyak Israel di Haifa.

“Kilang minyak Haifa telah dihantam oleh rudal Kheibar Shekan Iran,” kata IRGC dalam sebuah pernyataan.

Menurut pernyataan tersebut, IRGC juga menyerang pangkalan AS di Bahrain, pasukan AS di Hotel Marina Dubai, dan sejumlah target di Haifa.[]

Back to top button