NASIONAL

Amien Rais: Trump Presiden Sinting

Jakarta (SI Online) – Profesor Amien Rais kali ini menyoroti pribadi Presiden AS, Donald Trump yang membuat kacau dunia.

“Kalau ada pertanyaan, siapa tokoh internasional yang mampu mengguncang-guncang stabilitas politik dunia, memperlakukan semua negara tanpa kecuali seperti bawahannya atau budaknya, tentu jawabannya bukan Putin dari Rusia, bukan Xi Jinping dari Cina. Jelas juga bukan almarhum Ayatullah Khomenei dari Iran atau tokoh-tokoh internasional lainnya. Tentu jawabannya hanya satu, Donald Trump,” terang Amien dalam video terbarunya, dikutip Senin (30/03/2026).

Manusia Trump ini, menurut Amien, mengidap kelainan jiwa. “Dia mengatakan, “I don’t need international law.” Jadi saya tidak perlu, tidak butuh hukum internasional. Kemudian Trump juga bilang, “Power constrain only by my own morality.” Ya, jadi dia mengatakan yang kekuasaan itu hanya bisa dipagari, dibatasi oleh apa? Oleh moralitas saya sendiri. Ini memang sudah miring ya,”ungkap mantan Ketua MPR ini.

pada 14 Januari 2026 yang lalu, Channel The Coresponden menurunkan tulisan korespondennya Rob Wenberg berjudul “Donald Trump is the Greatest Danger to the World Since Adolf Hitler.”

“Jadi, Donald Trump itu adalah bahaya yang paling besar bagi dunia setelah Adol Hitler, yang membantai sekitar lima atau enam juta rakyat Yahudi, dimasukkan ke kamar-kamar gas, kemudian dilenyapkan secara amat sangat sadis ya,” jelasnya.

Amien menyatakan bahwa bila kekuasaan politik hanya bisa dibatasi dengan moralitas tokoh yang immoral seperti Trump itu berarti moralitas orang edan yang sudah mati perasaannya, perasaan kemanusiaannya, ia bisa melakukan apa saja sesuai keinginannya.

“Jadi pendapat Rob Wenberg di atas sudah terbukti semuanya ada dalam diri manusia Trump sebagai seorang rasis tulen, anti imigran, juga sebagai war criminal, warmonger. Dan kalau saya boleh menambahkan, Trump juga seorang sadis. Sadis adalah orang yang menikmati bahkan mengalami ‘gratifikasi’, mengalami kegairahan bila melihat orang lain hidup sengsara, ditendang, dipukuli, diinjak-injak dan dibunuh. Jadi, angan-angan edan Trump satu tahun lalu adalah mengenyahkan seluruh orang Palestina dari jalur Gaza dan seluruh wilayah Palestina. Kemudian jalur Gaza akan disulap jadi tempat wisata internasional. Jadi akan dibangun ratusan hotel mewah, jalan-jalan yang mulus, shopping centers, hotel-hotel dan lain-lain. Kemudian Gaza dijadikan Riviera di Timur Tengah, Middle Eastern Riviera,” ungkapnya.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadyah ini menjelaskan bahwa hanya orang edan yang berpikir seperti itu.

“Jadi bangsa Palestina dievakuasi dan diusir entah ke mana saja. Yang penting Jalur Gaza bersih dari penghuni yang sudah menghuni di sana sejak zaman pertengahan,“ jelasnya.

Amien mengutip seorang pengamat yang mengatakan gagasan konyol Trump itu tidak masuk akal dan sangat ganjil. Cara yang ditempuh Trump untuk mencapai perdamaian Timur Tengah adalah mengusir sekitar dua juta bangsa Palestina semuanya dari Timur Tengah, dari tanah air merdeka sendiri.

“Nah, 23 Maret 2026 yang lalu, seorang pakar psikologi di Washington mengatakan bahwa kesehatan kejiwaan Trump diragukan. Kemungkinan besar Trump menderita ‘malignant narcissism’. Jadi, Trump menderita narsisisme yang sudah kelewat jauh. Kemudian juga mengalami cognitive decline, kemerosotan kognitif. Jadi tidak bisa membaca keadaan seperti apa adanya dan meledak cepat sekali, tidak bisa mengontrol dirinya kalau keinginannya tidak kesampaian. Jadi cognitive decline yang dierita menjadikannya sosok yang tidak mungkin berpikir runut, mendalam, realistis, dan tidak bisa berpikir dalam hubungan kausalitas. Jadi, lihatlah ketololan Trump dan para begundal yang mengelilinginya. Mereka yakin kalau pemimpin puncak Iran Ayatullah Ali Khamenei berhasil dibunuh, otomatis pemerintahan Iran langsung berubah. Apalagi setelah beberapa tokoh penting lainnya seperti Sekretaris Keamanan Nasional Ali Larijani atau Jenderal Ali Syadmani dan tokoh-tokoh lainnya juga berhasil dibunuh,” paparnya.

Demikian juga pemboman di atas kompleks pemukiman sipil, sekolahan, rumah sakit dan lain-lain yang sudah melenyapkan puluhan ribu nyawa.

1 2Laman berikutnya
Back to top button