#Bebaskan PalestinaINTERNASIONAL

Watak Asli AS: Hukum Relawan Kemanusiaan Gaza, Lindungi Kejahatan Zionis Israel

Washington (Suaraislam.id) – Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, menjadi pejabat pertama dari pemerintahan Presiden Donald Trump yang ikut serta dalam kecaman global terhadap Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel, Itamar Ben-Gvir.

Pernyataan Mike Huckabee tersebut mencuat setelah Itamar Ben-Gvir mengkhianati martabat bangsanya melalui sebuah unggahan video yang mengejek para aktivis kemanusiaan asing yang diculik dari armada bantuan menuju Gaza.

Namun, respons dari pihak Mike Huckabee dinilai sangat hampa karena muncul hanya berselang sehari setelah Departemen Keuangan Amerika Serikat menjatuhkan sanksi sepihak kepada para penyelenggara flotilla tersebut.

Langkah paradoks ini dinilai para analis semakin mempertegas standar ganda serta watak asli Amerika Serikat yang selalu melindungi sekutu zionisnya sekaligus menekan para pendukung kemanusiaan Palestina.

“Kami melihat perbedaan besar antara Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya yang memandang hal-hal seperti kebebasan navigasi di perairan internasional sebagai konsep fundamental hukum internasional yang harus dihormati, belum lagi mengenai perlakuan buruk terhadap warga sipil,” ujar Direktur Israel-Palestina di kelompok advokasi DAWN, Michael Omer-Man.

Mike Huckabee menyampaikan komentarnya pada Rabu, 20 Mei 2026, sesaat setelah negara Italia, Prancis, Belanda, dan Kanada memanggil duta besar Israel terkait video kontroversial Itamar Ben-Gvir tersebut.

Rekaman video yang beredar luas itu memperlihatkan para aktivis yang ditahan dipaksa berlutut di lantai dengan tangan terikat, bahkan beberapa kali didorong hingga tersungkur ke tanah secara kasar.

Di dalam rekaman video tersebut, Itamar Ben-Gvir juga terlihat melambaikan bendera Israel sembari berteriak dan menunjuk-nunjuk ke arah para tahanan yang tidak berdaya.

Melalui sebuah unggahan di media sosial X, Mike Huckabee merujuk pada jajaran pejabat tinggi Israel yang telah mengkritik tindakan Itamar Ben-Gvir, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Gideon Saar.

Mike Huckabee menunjukkan adanya kemarahan universal dari setiap pejabat tinggi Israel dengan menandai akun Benjamin Netanyahu, Gideon Saar, kantor Presiden Israel Isaac Herzog, serta Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat, Yechiel Leiter.

Flotilla adalah aksi konyol, tetapi Ben-Gvir telah mengkhianati martabat bangsanya,” tulis Mike Huckabee dalam unggahannya.

Para pengamat hak asasi manusia sendiri telah lama mendokumentasikan pelanggaran yang dilakukan oleh pihak Israel terhadap tahanan Palestina serta para pendukung mereka dari luar negeri, termasuk para aktivis armada bantuan.

Namun, otoritas pemerintah Israel sebagian besar selalu membantah dan mengabaikan laporan-laporan pelanggaran kemanusiaan tersebut.

Beberapa kritikus mempertanyakan apakah gelombang kecaman dari para pejabat di pemerintahan Benjamin Netanyahu tersebut murni dimotivasi oleh pelanggaran yang terjadi atau sekadar karena keputusan Itamar Ben-Gvir yang mengunggahnya ke media sosial.

1 2 3Laman berikutnya
BACA JUGA
Close
Back to top button