INTERNASIONAL

Sebut AIPAC Monster, Zohran Mamdani: Kritik terhadap Lobi Israel Bukan Antisemitisme

NEW YORK (Suaraislam.id) — Wali Kota New York Zohran Mamdani membela pernyataannya yang mengecam keras Komite Urusan Publik Israel-Amerika (American Israel Public Affairs Committee/AIPAC).

Pembelaan ini disampaikan pada Senin (22/6/2026) setelah sejumlah tokoh Yahudi menuduhnya melakukan tindakan antisemitisme.

“Ketika saya berbicara tentang AIPAC, saya berbicara tentang sebuah organisasi yang mendukung status quo. Mereka menentang setiap upaya untuk memberikan keamanan bagi masyarakat, tidak hanya di Palestina, tetapi di sebagian besar kawasan tersebut,” ujar Mamdani dalam konferensi pers di Balai Kota.

Mamdani juga menyoroti operasi militer Israel di Gaza sebagai bentuk amoralitas yang nyata. Ia menambahkan bahwa upaya mempertahankan status quo tersebut sering kali dilakukan melalui kontribusi dana politik langsung di New York.

Wali Kota New York yang dikenal vokal mengkritik pemerintah Israel ini menghadapi tekanan besar dari berbagai kelompok penekan. Para pemimpin Yahudi menilai dirinya bertindak terlalu jauh dalam mengecam pengeluaran dana lobi pro-Israel pada pemilu pendahuluan DPR AS di New York.

Saat menghadiri rapat umum bersama barisan penantang progresif pada Kamis (18/6/2026), Mamdani menyebut para penyumbang dana iklan televisi tersebut sebagai “monster”.

Ia menilai iklan-iklan itu sengaja disebarkan untuk meluncurkan serangan menyesatkan dan berniat buruk terhadap tiga kandidat yang didukungnya.

AIPAC diketahui telah menggelontorkan jutaan dolar AS untuk mendongkrak kandidat pro-Israel dalam pemilu pendahuluan kongres tahun ini. Menariknya, iklan yang dipasang lebih banyak mengangkat isu-isu domestik ketimbang kebijakan luar negeri.

“Mereka memindahkan jutaan dolar dana gelap untuk mencapai satu tujuan tunggal, yaitu mempertahankan kekuasaan mereka. Hal itu dilakukan agar mereka dapat mengadu domba kita, alih-alih memimpin menuju perubahan moral yang kita ketahui sangat diperlukan,” tegas Mamdani.

Tudingan Teori Konspirasi

Berdasarkan laporan Komisi Pemilihan Umum Federal (FEC), sayap politik lobi tersebut telah menyumbang lebih dari 600.000 dolar AS kepada BOLD America. Dana tersebut digunakan untuk menyokong petahana Adriano Espaillat yang sedang ditantang oleh kandidat pilihan Mamdani, Darializa Avila Chevalier.

Pascapidato tersebut, para pemimpin Liga Anti-Defamasi (ADL) dan Komite Yahudi Amerika (AJC) langsung mengutuk pernyataan sang wali kota. Mereka menuduh Mamdani menggunakan kiasan antisemit yang berbahaya bagi kota dengan populasi Yahudi terbesar di luar Israel tersebut.

Kecaman juga datang dari anggota DPR asal New Jersey, Josh Gottheimer, yang menilai pernyataan tersebut sebagai teori konspirasi kuno.

“Ganti kata ‘AIPAC’ dengan ‘Yahudi’ dan itu menjadi teori konspirasi antisemit tertua dalam sejarah,” tulis politisi Demokrat itu melalui akun media sosialnya.

1 2Laman berikutnya
Back to top button