NASIONAL

Haris Pertama, Ketum KNPI yang Laporkan Abu Janda ke Polisi Dicopot dari Jabatannya

Jakarta (SI Online) – Dinamika organisasi terjadi di tubuh Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Sejumlah pengurus menggelar rapat dan memutuskan memberhentikan Haris Pertama dari jabatan Ketua Umum KNPI.

Haris adalah Ketum KNPI yang pada akhir Januari lalu, jajaran pengurusnya melaporkan Permadi Arya alias Abu Janda ke Bareskrim Mabes Polri atas kasus rasisme dan

Keputusan ini dihasilkan dalam rapat pleno di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Sabtu (6/3/2021). Rapat pleno tersebut dipimpin Wakil Ketua Umum Ahmad A Bahri.

Bahri menyebutkan, ada sejumlah pelanggaran yang dilakukan Haris terhadap anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD ART) KNPI.

“Pertama, pelanggaran pada pasal 23 ART, terkait pengambilan keputusan dan sikap organisasi tidak melalui rapat pleno DPP KNPI,” ujar Bahri dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (07/03) seperti dilansir Republika.co.id.

Baca juga: Kasus Abu Janda Naik ke Tahap Penyidikan

Kedua, kata Bahri, pelanggaran pasal 38 AD dan 35 ART KNPI terkait tata kelola keuangan dan harta benda organisasi yang tidak berjalan secara transparan dan akuntabel.

“Karena itu, forum pleno KNPI memutuskan memberhentikan Bung Haris Pertama sebagai Ketua Umum DPP KNPI 2018-2021, dan mengangkat dan memutuskan Bung Mustahuddin sebagai Pelaksana Tetap (Plt) Ketua Umum DPP KNPI 2018-2021,” terangnya.

Usai ditetapkan menjadi Plt Ketum KNPI, Mustahuddin mengatakan, setelah keputusan itu diambil maka Haris Pertama tidak berhak memakai atribut dan mengatasnamakan diri sebagai bagian KNPI.

“Saudara Haris Pertama tidak berhak lagi memakai atribut dan simbol organisasi KNPI karena sudah diberhentikan/dipecat sebagai Ketua Umum DPP KNPI,” tegasnya.

Atas keputusan itu, Haris Pertama mengatakan jabatan Ketua Umum DPP KNPI merupakan amanah yang diberikan olehnya. Haris mengaku ikhlas dan tidak ingin melawan hanya demi mempertahankan jabatan sehingga justru merusak organisasi.

Selama memimpin, Haris mengatakan telah menjalankan roda organisasinya dengan baik, mulai dari merajut komunikasi dengan semua DPD KNPI provinsi, kota/kabupaten serta dengan segenap OKP yang ada hingga membawa KNPI hadir di tengah-tengah bencana untuk membantu rakyat.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Back to top button