MAHASISWA

Asrullah Terpilih sebagai Ketua Umum PP LIDMI Periode 2022-2024

Makassar (SI Online) – Asrullah terpilih menjadi menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (PP LIDMI) periode 2022-2024.

Mahasiswa Doktoral pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin itu terpilih dalam Muktamar IV PP Lidmi yang digelar secara hybrid, di Makassar dan via Zoom Meeting, Selasa dini hari (01/03/2022).

Melalui pengusulan bakal calon ketua dari peserta Muktamar yang menghasilkan 24 nama, Ahlul Halli wal Aqdi kemudian mengadakan musyawarah terbatas dan memutuskan Asrullah, S.H., M.H. sebagai ketua umum PP LIDMI periode berikutnya.

Pria asal takalar ini menyatakan akan menjadikan PP LIDMI sebagai lembaga yang menjadi wadah bagi insan intelektual kampus dalam mengembangkan kapasitas keilmuan (scientific community) yang berbasis wahyu sekaligus pemberdayaan secara sinergis kolaboratif untuk kemaslahatan bagi kader Lidmi, umat dan bangsa secara umum.

“Lembaga dakwah kampus adalah aset yang sangat penting untuk melahirkan orang-orang besar di masa yang akan datang. Oleh karena itu, kapasitas keilmuan dan integritas moral keagamaan menjadi hal yang harus dikembangkan dan diintegrasikan oleh kader-kader Lidmi,” ujarnya.

Ketua Ahlul Halli wal Aqdi Ustadz Hamri mengatakan bahwa dengan berbagai pertimbangan yang ada, mereka menetapkan Asrullah sebagai ketua umum.

Dalam sambutannya, Asrullah mengungkapkan “Peran Lidmi dalam pembentukan generasi muda Indonesia yang beradab, merupakan peran yang sentral. Ada dua variabel yang harus dimiliki bagi kader Lidmi, pertama menguatkan komunitas ilmiah ilmu pengetahuan yang dilandasi oleh wahyu dan kedua, menguatkan peran society movement dalam upaya untuk terus ikut berkontribusi aktif dalam menjawab dan memberikan solusi terhadap setiap tantangan yang sedang dihadapi oleh bangsa ini. Semoga Lidmi mampu terus bersinergi dengan seluruh stakeholder bangsa ini untuk membawa manfaat yang sebesar besarnya

Muktamar IV PP LIDMI berlangsung sesuai jadwal yang telah ditentukan yakni selama tiga hari. Digelar sejak 26 Februari, ketua umum terpilih diumumkan pada 1 Maret waktu dini hari. Beberapa pembahasan sempat berjalan alot. Namun dengan usaha maksimal dari peserta dan panitia, muktamar dapat berjalan dengan lancar. []

Artikel Terkait

Back to top button